Minggu, 21 Jun 2026 03:16 WIB

Warga Syukuran Sambut Pembukaan Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro - Tuban

Suasana lalu lintas dibukanya jembatan Glendeng. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Suasana lalu lintas dibukanya jembatan Glendeng. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengerjaan rehabilitasi Jembatan Glendeng penghubung Kabupaten Tuban - Bojonegoro oleh Pemkab Tuban telah rampung. Hal ini disambut suka cita warga Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dengan syukuran, tanda jembatan akan dibuka.

Jembatan Glendeng yang membentang sepanjang 300 meter di atas Sungai Bengawan Solo itu kini bisa dilewati masyarakat yang menggunakan kendaraan roda 2. Bahkan juga kendaraan roda 4 bertonasi rendah atau mobil pribadi menyusul selesainya pengerjaan rehabilitasi jembatan.

Baca Juga: Marinir Kirim Satgas Rekonstruksi, Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

Jembatan menghubungkan Desa Simo Kecamatan Soko Tuban dengan Desa Kalirejo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro ini sangat ditunggu oleh masyarakat kedua wilayah. Jembatan ini merupakan akses strategis masyarakat, terutama di wilayah selatan Kabupaten Tuban.

"Warga disini bersyukur jembatannya sudah selesai diperbaiki, jadi kalau mau ke Bojonegoro sudah dekat. Tak perlu jalan memutar lagi, irit waktu juga," ujar Hermawan, warga Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dalam acara syukuran pada Rabu (31/1/2024) malam.

Senada dengan Aris, selesainya perbaikan Jembatan Glendeng ini, ia berharap bisa awet dan tidak rusak lagi sebagaimana pada 2022 lalu.

Baca Juga: BNNP Jatim Razia 9 RHU Surabaya, 28 Pengunjung Positif Narkoba

"Mudah-mudahan bisa awet tidak dibuka tutup lagi, kalau mau berangkat bekerja bisa gampang," harapnya.

Sekadar diketahui, Jembatan Glendeng sempat beberapa kali ditutup total karena ada pergeseran konstruksi sayap jembatan di sisi utara atau wilayah Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.

Pada tahun 2022 dibangun jembatan penghubung oleh Pemkab Tuban, sebagai solusi agar jembatan bisa dilewati. Namun, hal itu tidak berlangsung lama. Jembatan kembali ditutup lantaran terjadi pergeseran pada jembatan penghubung sehingga dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Waspada! Game Online dan Vape Jadi Pintu Masuk Narkoba ke Anak SMP

Selanjutnya, Pemkab Tuban kembali mengerjakan pebaikan Proyek Rehabilitasi Jembatan Glendeng. Proyek itu dimulai Agustus 2023. Pengerjaan proyek tersebut, sempat molor 1 bulan yang sedianya selesai akhir Desember 2023 hingga kini akhir Januari 2024 baru rampung dikerjakan.

Informasi yang dihimpun dari lpse.tubankab.go.id, Pemkab Tuban menggelontorkan dana Rp20,8 miliar yang bersumber dari APBD untuk melangsungkan Proyek Rehabilitasi Jembatan Glendeng itu. Pemenang tender, yakni PT Marga Karya asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bertindak sebagai kontraktor.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.