Kamis, 18 Jun 2026 14:10 WIB

BNNP Jatim Razia 9 RHU Surabaya, 28 Pengunjung Positif Narkoba

BNNP Jatim ketika melakukan razia hiburan malam di Surabaya. (Foto: BNNP Jatim/jatimnow.com)
BNNP Jatim ketika melakukan razia hiburan malam di Surabaya. (Foto: BNNP Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Denyut nadi hiburan malam di Surabaya seketika berganti tegang saat petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menyisir sembilan Rumah Hiburan Umum (RHU) di berbagai sudut kota.

Dalam operasi maraton tersebut, petugas menjaring 28 pengunjung yang terbukti positif mengonsumsi narkotika setelah menjalani tes urine di tempat.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Operasi terpadu ini menyasar 162 orang secara acak untuk memastikan ruang publik bebas dari peredaran gelap zat terlarang.

Hasilnya, petugas menemukan kandungan zat berbahaya seperti methamphetamine (MET), amphetamine (AMP), hingga THC dalam tubuh para pengunjung yang terjaring.

Bahkan, satu orang terpaksa digiring ke kantor BNNP Jawa Timur lantaran tidak mampu mengeluarkan urine saat pemeriksaan berlangsung di lokasi.

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, mengatakan bahwa kehadiran petugas di titik-titik rawan tersebut merupakan bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat.

"Tempat hiburan malam sering kali menjadi titik yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika. Kami hadir untuk memastikan ruang-ruang publik ini bersih dan memberikan efek cegah yang nyata," ujar Budi saat memberikan keterangan, Kamis (1/1/2026).

Baca Juga: Polda Jatim Mulai Obok-obok Tempat Hiburan Surabaya

Meski bertindak tegas, BNNP Jawa Timur mengklaim tetap mengedepankan sisi humanis dalam menangani para penyalahguna yang terjaring. Petugas tidak langsung menggiring mereka ke ranah pidana, melainkan melalui proses klasifikasi terlebih dahulu.

"Mereka yang terbukti positif akan menjalani asesmen mendalam. Kami perlu menentukan apakah mereka sekadar pengguna yang butuh rehabilitasi atau justru terlibat dalam jaringan peredaran gelap," jelas Budi lebih lanjut.

Langkah ini diambil guna memutus rantai ketergantungan tanpa mengabaikan penegakan hukum bagi para bandar atau pengedar yang mungkin bersembunyi di balik gemerlap lampu diskotek.

Baca Juga: Sempat Kabur, Kurir Sabu 1 Kg Kemasan Teh Cina Diringkus BNNP Jatim

Di sisi lain, otoritas berwenang juga melayangkan peringatan keras bagi para pengusaha hiburan malam di Surabaya.

Pengelola RHU diminta menjaga ekosistem bisnis mereka agar tidak memberikan celah sedikit pun bagi transaksi barang haram tersebut.

BNNP Jatim memastikan inspeksi mendadak seperti ini akan terus bergulir sebagai bagian dari strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Jawa Timur.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.