Sabtu, 20 Jun 2026 01:15 WIB

Waspada! Game Online dan Vape Jadi Pintu Masuk Narkoba ke Anak SMP

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol. Budi Mulyanto (tengah) memaparkan hasil kinerja tahun 2025 di kantor BNNP Jawa Timur, Jumat (19/12/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol. Budi Mulyanto (tengah) memaparkan hasil kinerja tahun 2025 di kantor BNNP Jawa Timur, Jumat (19/12/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ancaman narkotika di Jawa Timur memasuki fase mengkhawatirkan dengan menyasar anak-anak usia sekolah menengah pertama (SMP).

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mencatat fenomena ini bukan lagi sekadar isu, melainkan fakta yang ditemukan di lapangan melalui berbagai modus operandi baru yang makin canggih.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, mengungkapkan bahwa para pengedar kini memanfaatkan teknologi digital untuk mendekati korban.

Platform game online hingga media sosial beralih fungsi menjadi sarana memesan, mendistribusikan, hingga membuat janji temu untuk transaksi barang haram tersebut.

"Sudah terindikasi kuat. Kami melakukan analisa digital terhadap platform media sosial dan aplikasi yang disalahgunakan," kata Budi ketika rilis akhir tahun 2025 di kantor BNNP Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).

Data BNNP Jatim menunjukkan tren penggunaan narkotika di kalangan remaja di bawah 18 tahun cukup tinggi. Dari kategori pengguna mandiri (voluntary), anak laki-laki menyumbang angka 22,28 persen, sementara anak perempuan mencapai 17,08 persen.

Fakta di lapangan menunjukkan narkotika tidak lagi hanya berputar di kalangan mahasiswa atau siswa SMA. Anak-anak SMP pun sudah mulai mengenal dan terpapar barang terlarang ini.

Hal itu terungkap setelah jajaran BNNP berkolaborasi dengan kepolisian melakukan investigasi di lingkungan pendidikan.

Modus yang digunakan pun makin beragam, termasuk menyusup melalui cairan vape. Budi menyebut teknologi terbaru memungkinkan zat narkotika diubah menjadi cairan yang sulit dideteksi secara kasat mata.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Vape itu metode oksidasi dengan teknologi terbaru yang sekarang mulai digunakan untuk menyamarkan narkotika," tuturnya.

Tahun 2025 menjadi periode dengan lonjakan pengungkapan kasus yang signifikan. Jumlah barang bukti yang disita kini menyentuh satuan ton, naik drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar di satuan kilogram.

Salah satu pengungkapan terbesar berasal dari jaringan yang melibatkan warga ber-KTP Ponorogo dengan tujuan distribusi ke wilayah Jawa Timur.

Budi mengeklaim peningkatan angka tangkapan ini merupakan hasil dari strategi aktif petugas di lapangan, bukan karena banyaknya laporan sukarela dari keluarga pengguna.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Hampir tidak ada keluarga yang melapor secara sukarela. Keberhasilan ini bergantung pada keaktifan petugas kami melakukan how to research untuk mengungkap jaringan," tegas Budi.

Menghadapi tahun 2026, BNNP Jatim bakal memperkuat kolaborasi antara metode konvensional, pemanfaatan digital, hingga penggunaan satwa K-9. Fokus utamanya adalah membuat para pengedar takut dan bertobat, sementara para pengguna narkoba didorong untuk pulih.

Budi memberikan jaminan keamanan bagi keluarga yang mau membawa anggotanya untuk menjalani rehabilitasi. Ia menegaskan bahwa pengguna yang datang secara sukarela tidak akan dijatuhi hukuman pidana.

"Saya jamin, selama yang membawa untuk rehabilitasi adalah diri sendiri atau keluarga, mereka tidak akan dihukum. Beda ceritanya kalau ditangkap oleh penyidik, proses hukum tetap berlaku," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.