Rabu, 17 Jun 2026 04:58 WIB

Wisata Edukasi Ranting Sewu di Pandaan Pasuruan, Jangan Lupa Ajak Keluarga, ya

Anak-anak bermain angklung di Ranting Sewu Pandaan, Pasuruan.(Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Anak-anak bermain angklung di Ranting Sewu Pandaan, Pasuruan.(Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berwisata di Ranting Sewu Dusun Klagen Desa Durensewu Pandaan Kabupaten Pasuruan tidak hanya menikmati udara segar dengan nuansa yang membuat relax, namun juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Di lokasi ini, pengunjung dapat belajar bercocok tanam dengan media hidroponik, menangkap ikan, berenang ataupun mempelajari beragam budaya di rumah tradisional.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Tak heran, destinasi wisata Ranting Sewu mampu menyedot perhatian khalayak masyarakat dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Surabaya, Gresik dan beragam wilayah lain.

Manager Ranting Sewu, Iin Santoso, mengatakan bahwa proses pembangunan sudah sejak tahun 2019 dan baru dibuka akhir tahun 2023.

"Nama Ranting Sewu ini diambil dari makna filosofis kami dari CV. Sari Bumi. Bumi itu kan dari pohon dan ranting yang kecil, jadi kami harapkan dari susunan yang berjumlah ribuan bisa membuat semakin besar," tuturnya, Senin (29/1/2024).

"Kita ambil konsep hidroponik, wilayah sini yang dikelilingi sumber air, juga dari pemanfaatan air dari kolam untuk media bercocok tanam, anak-anak sekarang kan biasanya hanya tahu bahwa ini padi, cara proses menanamnya sendiri kan jarang tahu, jadi kami perkenalkan cara bercocok tanam sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Lebih lanjut, Iin menjelaskan, ciri khas destinasi ini ada musik tradisional seperti angklung.

"Kami beranggapan bahwa musik tradisional untuk anak-anak usia dini masih kurang, jadi lebih untuk melestarikan budaya, tidak hanya mendengarkan, tapi lebih pada cara memainkan," imbuhnya.

Tiket masuk Ranting Sewu dibandrol dengan harga Rp15 ribu di hari biasa dan Rp20 ribu di hari Sabtu-Minggu, sudah termasuk fasilitas 2 kolam renang kecuali flying fox.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Kami mulai buka dari pukul 08.30 WIB setiap hari dan tutup di hari Jumat. Outbond untuk PAUD, TK, SD kelas 1 sampai kelas 6 minim 25 anak dengan menggandeng trainner outbond Gemilang," tuturnya.

Ranting Sewu diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.