Kamis, 18 Jun 2026 03:39 WIB

Housekeeping Cabuli Siswi SMK di Bangkalan, Baru 5 Bulan Kenalan Lewat Medsos

Pelaku pencabulan saat ditangkap polisi dan dibawa ke Mapolres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pelaku pencabulan saat ditangkap polisi dan dibawa ke Mapolres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang siswi SMK di Bangkalan berusia 17 tahun menjadi korban pencabulan oleh pemuda yang bekerja sebagai housekeeping salah satu hotel di Surabaya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, pelaku, yakni FAS (20) warga Desa Gebang, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan. Ia ditangkap setelah orangtua korban melaporkan kejadian pencabulan terhadap anaknya tersebut.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Kejadian pencabulan bermula saat pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial Instagram. Setelah lama berkenalan, keduanya saling bertukar nomor Whatsapp dan aktif berkomunikasi secara intens.

"Mereka berkenalan itu bulan Agustus 2023 lalu pelaku mengajak bertemu disebuah perlombaan di Bangkalan," ujarnya, Jumat (26/1).

Dari pertemuan itu, keduanya semakin akrab dan intens. Pelaku lalu melancarkan aksinya dengan merayu korban untuk melakukan hubungan suami istri. Korban terus dirayu dan pelaku berjanji akan menikahi korban.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Pelaku lalu mengajak pelaku ke belakang sebuah madrasah di sekitar rumah pelaku. Disitulah korban mulai dicabuli," imbuhnya.

Tak hanya sekali aksi pencabulan itu dilakukan, namun pelaku mencabuli korban sebanyak 7 kali.

"Pencabulan satu kali dirumah pelaku saat orangtunya keluar dan 6 kali dilakukan di belakang madrasah itu," jelasnya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Aksi terakhir pelaku di belakang madrasah diketahui oleh warga sekitar dan menggerebek keduanya. Bahkan, warga sempat merekam aksi penggerebekan itu.

"Saat digerebek warga, salah satu pakaian korban tertinggal. Kabar itu sampai ke keluarga korban hingga akhirnya pelaku dilaporkan oleh orangtua korban,"pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.