Rabu, 17 Jun 2026 07:08 WIB

Rekonstruksi Mutilasi di Sawojajar Malang, Tersangka Jalani 21 Adegan

  • Penulis : Gerhana
  • | Rabu, 24 Jan 2024 18:01 WIB
Tersangka Abdul Rahman (44) menjalani rekonstruksi adegan kasus pembunuhan dan mutilasi. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Tersangka Abdul Rahman (44) menjalani rekonstruksi adegan kasus pembunuhan dan mutilasi. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polresta Malang Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi di Jalan Sawojajar, Kota Malang.

Aksi keji itu dilakukan oleh tersangka Abdul Rahman (44) yang merupakan terapis pijat terhadap korbannya, yakni pasiennya sendiri.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Kegiatan itu dilakukan di 4 lokasi kejadian pada Rabu (24/1/2024). Total, ada 21 adegan yang diperagakan oleh tersangka.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengatakan, seluruh rangkaian adegan rekonstruksi yang diperagakan pelaku sesuai dengan hasil penyidikan dan keterangan para saksi.

Adegan rekonstruksi dimulai saat korban Adrian Prawono (34) datang ke rumah kos pelaku. Tidak lama kemudian, terjadi cekcok antara pelaku dan korban.

Setelah itu, tersangka membacok korban menggunakan celurit ke leher kiri korban.

"Selanjutnya, pelaku memotong korban menjadi 9 bagian, kemudian dimasukkan dalam 3 kantong plastik, secara bergiliran kemudian membuang potongan tubuh korban," kata Kompol Danang pada Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Pelaku memutilasi seluruh tubuh korban di rumah kosnya. Setelah itu, tersangka mengendarai sepeda motor untuk membuang potongan tubuh korban.

"Bagian badan tengah atau torso serta anggota gerak tubuh dibuang ke aliran Sungai Bango. Kemudian, bagian kepala, telapak tangan dan telapak kaki dikubur di lahan pinggiran Sungai Bango," katanya.

Rekonstruksi ditutup dengan adegan tersangka merusak dan membuang HP serta laptop milik korban di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Jalan Terusan Sulfat.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

Kompol Danang menerangkan, terdapat fakta baru dalam rekonstruksi tersebut, yakni saat tersangka membacok leher korban memakai celurit. Pada awalnya, polisi mengira dua bacokan yang dilayangkan pelaku kepada korban dilakukan secara beruntun.

Namun, fakta yang ada, saat bacokan pertama, kondisi korban terjatuh, tetapi sempat melawan. Kemudian, pelaku membacok kembali leher korban tetapi dengan kondisi menutup mulutnya supaya tidak teriak.

"Dua kali bacokan, namun pada awalnya kita mengira dua kali bacokan secara beruntun, ternyata satu kali, kemudian korban roboh, kemudian sekali lagi dibacokkan oleh pelaku kepada korban, hingga akhirnya korban meninggal," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.