Sabtu, 20 Jun 2026 23:38 WIB

Remaja di Tulungagung jadi Korban Video Asusila Beredar di Medsos 

Kanit PPA Polres Tulungagung, Ipda Fatahilah Aslam saat memberika keterangan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kanit PPA Polres Tulungagung, Ipda Fatahilah Aslam saat memberika keterangan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung menyelidiki kasus beredarnya video asusila di media sosial. Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres setempat.

Ibu korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Sementara terlapor atau pelaku pembuat video itu adalah mantan kekasih korban.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Kanit PPA Polres Tulungagung, Ipda Fatahillah Aslam mengatakan, bahwa pada 20 Januari 2024 telah masuk laporan atas viralnya video asusila di media sosial. Namun, laporan tersebut baru disposisi ke UPPA pada 22 Januari 2024.

Polisi juga meminta keterangan dari ibu korban selaku pelapor. Diketahui, bahwa ibu korban menerima pesan sebuah gambar dan video dari nomor orang yang tidak dikenal.

"Setelah melihat gambar dan video tersebut, ibu korban mengenali bahwa itu adalah anaknya. Sehingga dia melaporkan ke Polres Tulungagung," ujarnya, Rabu (24/01/2024).

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Berdasarkan keterangan ibu korban, korban berinisial NA (16) dan pelaku memiliki hubungan asmara. Namun, hubungan itu telah kandas. Korban sendiri masih mengalami trauma berat atas beredarnya video ini. Hingga saat ini polisi masih belum dapat meminta keterangan kepada korban.

"Kata ibunya, korban masih trauma. Dia tidak mau berkomunikasi dengan orang lain dan masih tertutup," jelasnya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Dalam waktu dekat, polisi juga akan segera memanggil terduga pelaku. Disinggung soal apakah ada pengancaman terhadap korban, Fatahillah masih akan mendalaminya dengan ahli bahasa.

"Jika terbukti maka terduga pelaku akan dijerat dengan UU ITE dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.