Kamis, 11 Jun 2026 08:02 WIB

Ini Rencana Mas Ipin untuk Perindah Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat berdiskusi di Kantor Dinas PKPLH. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat berdiskusi di Kantor Dinas PKPLH. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba membuat akselerasi pembangunan di daerahnya dengan membuat strategic maping dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH).

Duduk bersama dengan jajaran di dinas tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini ingin mengakselerasi dan menyamakan presepsi, apa yang bisa diperbuat dalam kurun waktu dekat dan ke depan di sektor lingkungan. Dengan begitu, masyarakat dapat segera menikmati hasil pembangunan yang dilakukan.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

Mas Ipin menyampaikan harapannya untuk mewujudkan Trenggalek sebagai kabupaten yang indah, bersih, nyaman dan sehat. Salah satu upaya untuk mewujudkan keindahan, pihaknya akan melakukan penataan kabel yang semrawut menggunakan metode cable ducting.

Metode ini akan diawali di area perkotaan. Mas Ipin juga meminta pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki. Kemudian pedestrian yang memiliki jalur sepeda dengan protected bike lane.

Hal ini diyakini akan menambah keindahan, apalagi di jalur sepeda ini nantinya akan dibuat semenarik mungkin dengan lukisan mural berwarna warni melibatkan komunitas.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

"Dengan jalur yang menarik, berwarna warni dilengkapi dengam protected bike lane, maka otomatis warga masyarakat akan mencobanya. Karena mereka merasa sangat-sangat terlindungi menggunakan jalur ini," ujarnya, Selasa (23/1/2024).

Tata keindahan kota ini nantinya diharapkan dapat mendukung Pasar Pon sebagai HUB di sektor pariwisata. Rencana ke depan akan ada bus pariwisata dengan jalur Pasar Pon - Durenan - Prigi dan jalur Pasar Pon - Dongko - Panggul.

"Ke depan tidak ada lagi parkir kendaraan bermotor di Pasir Putih dan Simbaronce. Semuanya dipusatkan di Pantai Prigi. Untuk wisatawan disiapkan penyewaan sepeda gratis dan feeder wisata," tuturnya.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Serahkan SK Pensiun kepada 90 PNS

Mas Ipin juga mengkritisi keberadaan Outdoor Taping Water yang ada. Pihaknya meminta desain yang digunakan jangan mirip kran cuci tangan (wastafel) atau toilet. Desain yang digunakan diharapkan meyakinkan masyarakat bawasannya air yang disediakan itu benar-benar layak minum, sehingga mereka tidak lagi membawa air kemasan. Mereka cukup membawa tumbler yang airnya bisa mengambil dari alat tersebut.

"PKPLH juga diharapkan memfasilitasi pembangunan rendah carbon di Trenggalek," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.