Kamis, 18 Jun 2026 23:15 WIB

Rekontruksi Mutilasi Istri di Kota Malang, Pelaku Peragakan 7 Adegan Ini

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 23 Jan 2024 14:18 WIB
Polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi istri di rumah pelaku James Loodewyk Tomatala (61) yang berada di Jalan Serayu Nomor 6 RT 2 RW 4 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi istri di rumah pelaku James Loodewyk Tomatala (61) yang berada di Jalan Serayu Nomor 6 RT 2 RW 4 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi menggelar rekonstruksi kasus mutilasi istri di rumah pelaku James Loodewyk Tomatala (61) yang berada di Jalan Serayu Nomor 6 RT 2 RW 4 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Total ada 7 kelompok adegan yang diperagakan oleh pelaku pada Selasa (23/1/2024). Proses rekonstruksi yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Malang Kota berlangsung sekitar 1 jam, mulai pukul 09.30 - 10.15 WIB.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto menyampaikan, proses rekonstruksi penting dilakukan guna mempermudah pihaknya ketika dalam proses penyidikan, penuntutan, maupun persidangan.

Tujuan dilaksanakannya rekonstruksi untuk memperjelas antara hasil keterangan para saksi dengan alat bukti yang ada. Proses rekonstruksi berjalan sesuai dengan fakta yang ada.

"Alhamdulillah sesuai dengan fakta yang kita temukan dari keterangan saksi, dari alat bukti yang kami lakukan penyitaan, maupun hasil visum yang sudah kita dapatkan," kata Kompol Danang pada Selasa (23/1/2024).

Rangkaian adegan dilakukan mulai dari pelaku datang ke rumahnya bersama korban, yakni istrinya Ni Made Sutarini (55). Selanjutnya, tersangka bersama korban terjadi cekcok hingga memutilasi korban.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

"Tergambar seluruh rangkaian adegan, mulai datang ke rumah bersama korban, hingga terjadi percekcokan, kemudian terjadi pembunuhan, ada upaya-upaya untuk memutilasi dari tersangka sendiri," ungkapnya.

Diketahui, pelaku terlebih dahulu memukul korban hingga pingsan. Selanjutnya, James memutilasi korban yang masih dalam keadaan hidup. Seluruh proses mutilasi dilakukan tersangka di bagian teras rumah.

Leher korban bagian depan dipotong menggunakan pisau kecil. Sedangkan, leher korban bagian belakang dipotong menggunakan pisau besar.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

"Dipotong pakai pisau kecil bagian depan leher, kemudian dipotong pisau besar dari bagian belakang leher," katanya.

Setelah melakukan rekonstruksi, pihaknya akan segera melengkapi berkas perkara untuk dikirim ke Kejaksaan Negeri Kota Malang.

"Berkas segera akan kita lengkapi untuk dikirimkan ke kejaksaan," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.