Jumat, 19 Jun 2026 05:55 WIB

Isu Kota Malang Rawan Begal Marak di Medsos, Polisi Ungkap Faktanya!

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 23 Jan 2024 08:43 WIB
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Isu-isu Kota Malang rawan begal memang sedang marak di media sosial. Tentu saja ini membuat resah masyarakat. Namun berdasarkan hasil penyelidikan Polresta Malang Kota itu semua tidak terbukti.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk memintai keterangan para penyebar isu begal di Kota Malang. Termasuk, menelusuri diduga beberapa lokasi kejadian begal, termasuk memintai keterangan warga.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Sejauh ini, polisi menyelidiki sekitar 1 isu begal di Kota Malang, dan meminta keterangan terhadap 30 saksi.

"Beberapa laporan begal di Kota Malang, kita sudah melakukan pendalaman, termasuk yang di Betek (Jalan Mayjen Panjaitan), Sabilillah (sekitar Masjid Sabilillah, Kecamatan Blimbing), Cor Jesu (sekitar Sekolah Cor Jesu, Jalan Jaksa Agung Suprapto)," kata Kompol Danang pada Senin (22/1/2024).

Untuk isu begal di Jalan Mayjend Panjaitan belum bisa terbukti. Polisi telah memintai keterangan warga terkait kebenaran isu tersebut.

Namun, hasilnya tidak ada tindakan atau aksi yang mengindikasikan adanya peristiwa begal.

"Jadi saksi mengatakannya bahwasannya mengaku melihat korban melintas tetapi tidak melihat adanya usaha-usaha pembegalan, ataupun adanya gerombolan yang mengikuti korban, dari keterangan saksi demikian," katanya.

Kemudian, untuk isu begal di Jalan Ranugrati, Sawojajar dipastikan hoaks. Polisi telah memintai penyebar awal informasi bohong tersebut yang diketahui bernama Muhammad Syukron.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Setelah kami tindaklanjuti ternyata itu adalah kabar bohong, yang disampaikan oleh yang bersangkutan untuk terhindari dari lilitan hutang," katanya.

Sedangkan, untuk isu begal di sekitar Masjid Sabilillah, Kecamatan Blimbing, polisi masih berupaya mengkonfirmasi kebenarannya.

"Untuk saat ini di Sabilillah sekarang masih belum menerima keterangan dari yang bersangkutan, karena yang bersangkutan sampai sekarang sulit dihubungi," katanya.

Untuk isu begal di sekitar Sekolah Cor Jesu, Jalan Jaksa Agung Suprapto belum bisa dipastikan adanya upaya begal. Polisi juga telah mengecek rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Hasilnya, hanya ditemukan adanya satu sepeda motor yang membuntuti terduga korban. Kemudian, tidak ada gerombolan orang membawa senjata tajam seperti isu yang berhembus di media sosial.

"Jadi sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi, atau menurut hasil penyelidikan, atau hasil keterangan saksi, maupun pengecekan CCTV, belum didapati adanya dugaan begal tersebut," katanya.

Meski begitu, polisi mengimbau, kepada masyarakat untuk mengantisipasi kejadian begal dengan meminimalisasi bepergian di tengah malam.

"Namun, masyarakat tetap waspada apabila berpergian di malam hari kalau bisa dikurangi, namun apabila harus diusahakan ditemani, dan menggunakan moda transportasi yang aman, dan memerhatikan waktu, rute dan keselamatan pribadi," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.