Jumat, 19 Jun 2026 07:58 WIB

Gerombolan Pesilat Keroyok Pemotor saat Pulang Pengajian Gus Iqdam di Tuban

Aksi pengeroyokan oleh oknum pesilat pada pengendara motor yang melintas di Tuban. (Foto: tangkapan layar media sosial)
Aksi pengeroyokan oleh oknum pesilat pada pengendara motor yang melintas di Tuban. (Foto: tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com ‐ Seorang pengendara motor jadi korban pengeroyokan segerombolan oknum perguruan silat yang sedang konvoi usai mengikuti pengajian Gus Iqdam di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Minggu (21/1/2024). Video yang direkam warga setempat viral di media sosial.

Dalam video pendek itu terlihat seorang pria memakai kaos hitam terjatuh dari motor bebek bersama seorang wanita berbaju biru yang diboncengnya usai mendapat bogem mentah dari gerombolan pendekar yang memakai baju serba hitam dan celana berwarna merah.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Tidak puas melihat korbannya jatuh, oknum pesilat itu silih bergantian melakukan pemukulan hingga menginjak korban yang sudah tidak berdaya, korban yang tidak berdaya berusaha mencoba melindungi teman wanitanya yang juga jadi sasaran amukan kebringasan oknum pendekar tersebut.

Jumlah massa yang begitu banyak membuat warga sekitar tidak berani untuk melerai aksi pengeroyokan itu. Di akhir video korban terlihat minta ampun sambil meraih teman wanitanya yang nampak histeris.

Informasi yang dihimpun, kejadian aksi pengeroyokan itu terjadi di Jalan raya wilayah Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Korban pengeroyokan yakni Arya Bima (18) asal Desa Ponco, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Arya menceritakan kronologis awal mula saat ia menjadi korban pengeroyokan tersebut, saat kejadian ia tengah mengendarai motor bersama teman wanitanya hendak pergi ke Tuban atau dari rumah menuju ke sekolah.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Sesampainya di tengah jalan korban berpapasan dengan segerombolan oknum pesilat yang tengah konvoi. Mengetahui hal itu, korban langsung menepi dan kemudian ditabrak oleh para pelaku dan langsung dihajar tanpa sebab yang jelas.

"Saya tadi dari rumah mau ke Tuban mau balik ke ke sekolah dan di situ ada gerombolan dari salah satu perguruan silat, saya sudah mencoba minggir dulu, tapi malah langsung dipukuli," ujar Arya, senin (22/1/2024).

Untuk saat ini korban sudah melaporkan kejadian tersebut di Polres Tuban. Korban berharap pelaku bisa segera ditangkap.

Baca Juga: 4 Oknum Aremania Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang

"Kondisi saya saat ini tidak apa-apa dan tidak ada luka. Saya berharap agar kasus ini segera diproses dan pelaku pengeroyokan cepat ditangkap," harapnya.

Diketahui, pengajian umum Gus Iqdam di Kabupaten Tuban dalam rangka Harlah Pagar Nusa ke-38. Acara pengajian umum itu dilaksanakan di Pantai Panduri Desa Tasikharjo Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Jawa Timur.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.