Minggu, 21 Jun 2026 21:13 WIB

BPBD Kota Malang Rencana Tambah 11 EWS Banjir, Antisipasi Ancaman Bencana

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 22 Jan 2024 09:51 WIB
Banjir yang terjadi di salah satu permukiman Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Banjir yang terjadi di salah satu permukiman Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kota Malang diprediksi memiliki potensi kerawanan bencana hidrometeorologi pada tahun 2024 ini lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno berdasarkan informasi dari BMKG. Kerawanan bencana hidrometeorologi di Kota Malang diprediksi terjadi pada bulan Januari sampai Februari.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Kewaspadaan bencana ini (hidrometeorologi) perlu ditingkatkan. Langkah mitigasi dan melaporkan potensi kerawanan, perlu dilakukan supaya segera dicari solusinya," kata Prayitno pada Minggu (21/1/2024).

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kota Malang berencana menambah 11 alat early warning system (EWS) atau peringatan dini bencana banjir.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Hal ini juga sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi yang diprediksi kejadiannya pada tahun 2024 lebih tinggi dari sebelumnya.

Prayitno menyampaikan, bahwa saat ini di wilayah Kota Malang telah memiliki sejumlah 13 EWS di lokasi rawan banjir. Sedangkan, rencana penambahan alat EWS pada tahun ini merupakan usulan dari masyarakat melalui musrenbang.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan anggaran untuk pengadaannya.

"Nanti 11 alat EWS akan dipasang di beberapa lokasi rawan banjir. Pemasangan tentunya melihat pertimbangan kajian dan usulan masyarakat," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.