Rabu, 17 Jun 2026 10:24 WIB

Gudang Toko Gerabah di Tulungagung Terbakar, Penyebab Masih Misterius

Petugas memadamkan kobaran api yang melahap gudang gerabah di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas memadamkan kobaran api yang melahap gudang gerabah di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gudang toko gerabah dan peralatan rumah tangga milik Ali Imron, warga Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung terbakar.

Banyaknya material yang mudah terbakar dalam gudang tersebut membuat kobaran api cepat membesar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah seorang karyawan, Bagus menuturkan kebakaran ini terjadi petang sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu karyawan sedang bersiap untuk menutup toko.

Mereka melihat kobaran api membesar dari arah gudang yang terletak di belakang toko. Beberapa karyawan berusaha memadamkan kobaran api dengan perlengkapan seadanya.

"Kami juga berusaha menyelamatkan barang barang agar tidak terbakar," ujarnya, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Petugas Damkar Tulungagung, Iwan menerangkan pihaknya mengerahkan 3 unit mobil damkar untuk memadamkan kobaran api. Selain itu mereka juga dibantu mobil tangki air dan mesin pompa air.

"Kendalanya ya itu banyak peralatan rumah tangga berbahan plastik sehingga membuat api cepat membesar," tuturnya.

Dibutuhkan waktu selama dua jam untuk melokalisir api di lokasi kejadian. Petugas berupaya melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain. Terlebih di sekitar lokasi merupakan kawasan padat penduduk. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Petugas Damkar masih fokus melakukan pembasahan di lokasi kejadian.

"Titik api juga belum diketahui saat kami datang api sudah besar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.