Selasa, 16 Jun 2026 14:27 WIB

Uang Palsu Beredar di Pasar Tradisional Bangkalan Resahkan Pedagang

Uang palsu yang beredar di pasar di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Uang palsu yang beredar di pasar di Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Uang palsu berbagai pecahan mulai beredar di pasar tradisional di Kecamatan Socah, Bangkalan. Para pelaku mengedarkan uang palsu itu ke sejumlah pedagang.

Kepala Pasar Jaddih, Bangkalan, Iwan Paku Alam mengatakan, nominal uang palsu yang beredar. yakni pecahan Rp10 ribu, Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Peredaran uang palsu terjadi sejak akhir Desember lalu hingga bulan Januari.

Baca Juga: Polres Tuban Ungkap Peredaran Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan

"Pecahan Rp10 ribu sampai Rp100 ribu uang palsu banyak tersebar di pedagang pasar," ujarnya, Minggu (14/1).

Ia mengatakan, para pelaku menyasar pedagang yang berusia lanjut agar bisa melancarkan aksinya. Mulai pedagang rujak hingga sembako menjadi korban peredaran uang palsu.

"Pedagang yang sudah berusia lanjut menjadi korban. Jadi para korban taunya itu palsu setelah akan membelanjakan uang itu ke toko besar untuk kulakan," imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Kini pihaknya sudah melaporkan hal itu ke kepolisian setempat dan juga memasang imbauan di setiap sudut pasar agar para pedagang dan pembeli bisa lebih berhati-hati saat menerima uang.

Sementara itu, Kapolsek Socah, AKP Suharijanto mengatakan pihaknya saat ini sudah mendalami hal tersebut.

"Masih kami telusuri dan dalami," ucapnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Sementara itu, salah satu korban, yakni Maimunah mengaku ia mendapatkan uang palsu sebesar Rp10 ribu dari pelaku. Ia menyebutkan, pelaku memiliki ciri bertubuh pendek, mata sipit dan berkulit gelap.

"Ya perempuan. Jadi dia beli rujak 2 bungkus harganya Rp 12 ribu. Pecahan Rp 10 ribu ditumpuk dengan pecahan Rp2 ribu. Ternyata yang Rp10 ribu palsu," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.