Selasa, 16 Jun 2026 12:37 WIB

Makam Remaja di Pacitan Dibongkar, Keluarga Menduga Minum Kopi Beracun

Pembongkaran makam remaja di Pacitan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pembongkaran makam remaja di Pacitan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Makam MR (14) remaja di Pacitan dibongkar polisi. Keluarga remaja asal Desa/Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan itu menduga kematian MR tak wajar.

Pembongkaran dilakukan Jumat pagi oleh Satreskrim Polres Pacitan. Di lokasi, warga tampak berkerumun menyaksikan saat Satreskrim Polres Pacitan melakukan pembongkaran kuburan MR.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Data yang dihimpun, pembongkaran makam diawali dari laporan ibu korban. Usai meminum kopi, korban mengalami kejang-kejang dan kaku. Kopi yang diketahui dibuat bapak korban diduga sudah diberi racun. MR sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

Anggota keluarga korban, Sumarni, mengaku keluarga merasa janggal atas kejadian itu. Keluarga kemudian melaporkan ke kepolisian.

“Korban badannya langsung kejang-kejang dan kaku. Ya, kami curiga,” ujarnya.

Menurut Sumarni, saat peristiwa berlangsung ada ibu, bapak dan seorang tetangga di lokasi kejadian.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

“Kalau itu kopi biasa kan tidak mungkin, dalam waktu lima menit, kayaknya kan tidak mungkin, kan janggal,” tutur Sumarni.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Untoro membenarkan bahwa keluarga MR telah membuat laporan. Namun karena korban telah dimakamkan, maka harus dilakukan pembongkaran.

“Karena itu, kami melaksanakan autopsi. Kami mencari dan mengumpulkan bukti, sehingga tahu arahnya kemana,” bebernya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Dia menjelaskan, autopsi dilakukan oleh forensik Polda Jatim untuk mengambil sampel dibutuhkan.

“Bukti lain, sisa kopi. Selain itu, kami menyita pakaian korban. (Proses) dicek ke Polda. Sekarang menunggu hasilnya. Hasil visum luar memang ada gejala keracunan,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.