Senin, 15 Jun 2026 19:41 WIB

Jubir Presiden: Pemerintahan di Kota Malang Harus Tetap Jalan

  • Penulis :
  • | Rabu, 05 Sep 2018 21:52 WIB
Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi saat di UB Malang.
Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi saat di UB Malang.

jatimnow.com - Kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015 yang menyeret hampir sebagian besar anggota dewan, mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk dari juru bicara (jubir) presiden.

Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi meminta pemerintahan di Kota Malang harus tetap berjalan sebagaimana biasanya, meski 41 anggota dewannya ditahan KPK.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Tidak boleh berhenti dengan ditahannya 41 anggota DPRD Kota Malang," ujar Johan Budi saat ditemui di sela-sela seminar nasional di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, dengan dikeluarkannya diskresi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), diharapkan mampu meneruskan tugas-tugas DPRD Kota Malang dan Wali Kota Malang, terutama dalam melayani masyarakat.

"Yang pasti, pemerintahan di Malang harus jalan terus, yang menjadi rencana kerja dan tugas-tugas DPRD dan wali kota harus jalan terus. Kasihan masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK menahan 19 anggota, selanjutnya KPK kembali menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka dan langsung ditahan.

‎Diduga, pemeriksaan terhadap 22 anggota DPRD Malang tersebut berkaitan dengan pengembangan kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Malang tahun 2015.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dalam perkara ini, KPK sendiri telah menjerat sejumlah petinggi eksekutif maupun legislatif di Kota Malang.

Diantaranya, Wali Kota non-aktif Malang M. Anton, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistyo, hingga dua pimpinan DPRD Kota Malang, M. Arief Wicaksono dan Abdul Hakim.

Reporter : Avirista Midaada
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.