Jumat, 19 Jun 2026 20:46 WIB

Balita Madiun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Bengawan Solo

Petugas BPBD Bojonegoro bersama polisi saat mengevakuasi korban. (Foto: Polsek Ngraho/jatimnow.com)
Petugas BPBD Bojonegoro bersama polisi saat mengevakuasi korban. (Foto: Polsek Ngraho/jatimnow.com)

jatimnow.com - Balita 3 tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Bengawan, Senin (8/1/2024). Sebelumnya, MAS, inisial korban, dilaporkan hilang dua hari.

Lokasi penemuan korban asal Dusun Ngebrak, Kelurahan Josenan, Kota Madiun itu berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Dia dinyatakan hilang sejak Sabtu saat bermain di sekitar rumahnya.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Kapolsek Ngraho AKP Eko Riyadi mengungkapkan, peristiwa penemuan mayat balita tersebut bermula dari adanya laporan adanya mayat mengapung di aliran sungai Bengawan Solo, yang diterima BPBD Bojonegoro.

Kemudian oleh tim SAR Gabungan bersama BPBD Bojonegoro dilakukan penyisiran mulai aliran sungai Bengawan Solo, Desa Dengok Kecamatan Padangan.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Korban akhirnya ditemuan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho dengan posisi terlentang dan sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Eko.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Padangan untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lebih lanjut.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Hasilnya jenazah itu diketahui adalah MAS yang dilaporkan hilang. Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh jenazah tersebut. Korban dinyatakan meninggal dunia murni karena tenggelam.

"Setelah dilakukan identifikasi, dan dipastikan identitasnya oleh keluarga jenazah selanjutnya kami serahkan pada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumah duka," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.