Kamis, 18 Jun 2026 07:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Kota Malang Mendadak Pingsan saat Rilis, Drama Apa Lagi?

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 04 Jan 2024 17:52 WIB
Pelaku pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Pelaku pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang, James Lodewyk Tomatala (61) tiba-tiba pingsan ketika petugas kepolisian dari Polresta Malang Kota hendak merilis ungkap kasus tersebut pada Kamis (4/1/2024) di Mapolresta Malang Kota.

Kejadian tersebut dianggap hanya drama pura-pura belaka lantaran malu dengan awak media yang banyak hadir.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Pelaku awalnya nampak sehat bugar, namun ketika mengetahui adanya awak media tiba-tiba seperti orang sakit dan jatuh ambruk. Setelah itu, polisi merilis pelaku dengan kondisi menunduk terus.

Setelah selesai, pelaku hendak kembali, dan terjatuh lagi. Pelaku kemudian dibawa menggunakan kursi roda.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto mengatakan, sejauh ini Satreskrim Polresta Malang Kota telah memeriksa 7 saksi dan menetapkan James sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Perkembangan sejauh ini, Satreskrim telah memeriksa 7 saksi, dan menetapkan JM (James) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dan mutilasi di Jalan Serayu," kata Yudi.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Selanjutnya, untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka belum bisa dilakukan karena kondisi kesehatan pelaku yang masih perlu penanganan.

"Untuk pemeriksaan tambahan, saat ini belum bisa dikakukan karena sementara kondisi tersangka masih syok, kita memberi waktu kepada tersangka untuk memulihkan kesehatannya atau psikisnya dulu," katanya.

Selain itu, untuk jenazah korban atau istri pelaku, yakni Ni Made Sutarini (55) sudah selesai dilakukan autopsi. Namun, hasil autopsi belum keluar.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

"Saat ini jenazah korban sudah selesai diautopsi, namun hasilnya belum keluar," katanya.

Penasihat Hukum Tersangka dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peradi Malang Raya, Guntur Putra Abdi Wijaya mengatakan, kondisi kesehatan tersangka pada hari ini memang kurang baik.

"Karena sebelum ini, tersangka sempat mual dan kondisi kesehatannya kurang. Biar nanti dicek kesehatannya, sekalian ada perkembangan lain dari psikologisnya," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.