Senin, 22 Jun 2026 23:49 WIB

Pelaku Mutilasi Istri di Kota Malang Disebut Sudah Rencanakan Perbuatannya

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 02 Jan 2024 16:40 WIB
Kasatreskrim Polresta Malang, Kompol Danang Yudanto pada Selasa (2/1/2024) di Mapolresta Malang Kota. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polresta Malang, Kompol Danang Yudanto pada Selasa (2/1/2024) di Mapolresta Malang Kota. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hasil penyidikan terhadap perkara pembunuhan dan mutilasi di Kota Malang bahwa pelaku bernama James Lodewyk Tomatala (61) sudah merencanakan perbuatannya.

Kasatreskrim Polresta Malang, Kompol Danang Yudanto mengatakan, bahwa pihak kepolisian juga memiliki saksi yang menyatakan pernah menerima cerita dari pelaku yang hendak menghabisi nyawa korban.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Namun kami memiliki saksi bahwasanya tersangka ini pernah menceritakan kepada salah seorang saksi ada keinginan untuk menghabisi korban ketika nanti berjumpa korban," kata Danang pada Selasa (2/1/2024) di Mapolresta Malang Kota.

Pelaku juga mengaku kesal terhadap korban yang disangka telah selingkuh, dan merasa seperti dirasuki roh halus. Padahal, korban meninggalkan rumah pelaku ke kerabatnya yang berada di salah satu daerah di Pulau Bali sejak 5 Juli 2023.

"Pengakuan tersangka memotong (memutilasi) karena merasa jengkel, dan dirasuki setan," ujarnya.

Korban juga seringkali semasa hidupnya menerima bentuk perlakuan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh pelaku. Korban juga sudah lama ingin bercerai dengan pelaku.

"Dari keterangan saksi, tetangga, maupun dari keluarga korban dalam hal ini anaknya memang dari dulu pelaku dikenal tempramental dan cekcok, sering melakukan kekerasan," ungkapnya.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Selain itu, pelaku juga menyiapkan beberapa peralatan seperti kantong plastik yang hendak digunakan untuk menghilangkan jasad korban.

"Dari alat bukti yang kita sita, ada dugaan bahwasanya untuk mutilasi ini sudah direncanakan, karena pelaku sudah menyiapkan peralatan yaitu berupa beberapa kantong kresek yang kami temukan ketika olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dalam ukuran besar, yang baru saja dibeli, kemungkinan akan digunakan untuk menghilangkan jasad korban," katanya.

Untuk selanjutnya, jasad korban hendak dibawa kemana belum ada keterangan dari pelaku.

"Untuk dibawa kemana, tidak ada keterangan itu, karena pelaku urung untuk melaksanakan itu, jadi setelah melakukan pemotongan tubuh korban, dia merasa kebingungan," katanya.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

Sebelumnya diberitakan, persoalan rumah tangga diduga menjadi latar belakang terjadinya aksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan JM (61) kepada istrinya, Ni Made Sutarini di Kota Malang. Aksi mutilasi terjadi di rumah pelaku di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing pada Sabtu (30/12/2023).

Kejadian diawali cekcok antara pelaku dan korban. Pelaku memukul kepala korban dengan tangan dan dilanjut mencekik leher korban. Selanjutnya, tubuh korban dipotong menjadi 10 bagian menggunakan pisau besar atau parang, dan pisau kecil. Potongan tubuh korban diletakkan di teras rumah dalam sebuah ember. Kemudian, pelaku menyerahkan diri pada Minggu (31/12/2023) ke Polsek Blimbing.

Seluruh potongan tubuh korban juga telah dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk selanjutnya dilakukan autopsi.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.