Jumat, 19 Jun 2026 22:42 WIB

Rayakan Tutup Tahun, Warga Jember Terbangkan Layang-layang di JLS Puger

MR Master dengan layang-layang naga yang dibuatnya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
MR Master dengan layang-layang naga yang dibuatnya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Di penghujung tahun 2023, warga Jember menerbangkan layang-layang yang dibuatnya di lahan Jalur Lintas Selatan (JLS) Kecamatan Puger Kabupaten Jember.

Muhammad Yusuf Zildani (23), salah satu warga Puger Kulon yang turut menerbangkan layang-layang naga yang dibuat bersama anggota komunitas layangannya, MR Master.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Hari ini kita terbangkan layang-layang naga. Ini dibuat oleh tiga orang selama enam bulan," ujarnya, seraya menunjuk pada benda yang dibuat berbahan plastik, viber, karpet dan busa ini pada jatimnow.com, Minggu (31/12/2023).

Sudah beberapa kali Gondes, sapaan akrabnya, bersama anggota komunitasnya, MR Master, mengikuti agenda kegiatan perlombaan layang-layang. Ia mengaku jelang akhir tahun banyak komunitas sejenis di Jember turut serta dalam agenda menyambut tahun baru 2024.

"Hari ini ramai bertepatan dengan hari libur juga banyak orang mau rayakan tahun baru di daerah sini, daerah wisata. Jadi kita bersama-sama komunitas lainnya unjuk karya yang kita buat sendiri di lahan kosong kita manfaatkan, " tuturnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Gondes memberikan tips rahasia agar layang-layang dapat terbang maksimal.

"Yang penting ukuran bagian kanan, kiri, lebar dan panjangnya harus seimbang, bahan-bahan juga berpengaruh, dulu misal pernah pakai kayu, ternyata patah, sekarang ganti ke viber lebih kuat lebih seimbang," terangnya.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

Gondes sebagai seniman layang-layang mempunyai harapan agar seni karya layang-layang dapat diterima oleh masyarakat sekitar.

"Harapan dengan adanya karya layang-layang dapat memotivasi masyarakat sekitar juga lainnya. Layang-layang dapat jadi media yang dihubungkan dengan budaya masyarakat Jember untuk mengangkat dan memajukan daerah Jember," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.