Kamis, 18 Jun 2026 08:59 WIB

Mulai Hari Ini Akses Menuju JLS Tulungagung Ditutup Tiap Sore, Ini Detail Aturannya

Kepadatan pengguna jalan di kawasan JLS Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepadatan pengguna jalan di kawasan JLS Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satlantas Polres Tulungagung melakukan rekayasa lalu lintas, di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS). Rekayasa ini diberlakukan untuk mengantisipasi terjadinya macet panjang saat libur tahun baru.

Mereka akan menutup akses jalan menuju JLS mulai pukul 16.00 WIB. Akses akan kembali dibuka setiap pagi. Hanya wisatawan yang memiliki tiket menginap pada resort Pantai Midodaren yang diperbolehkan masuk. Rekayasa ini mulai berlaku sore ini hingga tanggal 1 Januari mendatang.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Irawan mengatakan, pihaknya memprediksi pada libur tahun baru 2024 masih terjadi kepadatan pada JLS Tulungagung akibat peningkatan arus.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Prediksi ini didasarkan pada evaluasi yang dilakukan saat puncak libur Natal kemarin yang mana terjadi peningkatan arus lalu lintas pada kawasan tersebut. Demi mengantisipasi hal itu, pihaknya akan kembali menerapkan rekayasa lalu lintas pada kawasan tersebut selama tiga hari.

"Rekayasa lalu lintas disana akan dimulai pada sore ini sampai dengan Senin mendatang. Setelah itu, rekayasa lalu lintas disana akan kami kembalikan seperti sebelumnya," ujarnya, Sabtu (30/12/2023).

Secara teknis, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pada pukul 16.00 WIB yang mana saat itu sudah tidak ada lagi wisatawan yang boleh masuk kawasan JLS. Hanya saja, bagi wisatawan yang memiliki tiket menginap pada resort Pantai Midodaren masih diperbolehkan masuk.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Selain itu, pihaknya juga mulai meberlakukan sistem one way mulai dari Pantai Klathak, Pantai Gemah, Pantai midodaren sampai simpang tiga JLS di Kecamatan Besuki. Namun bagi wisatawan yang masih berada di kawasan pantai, tetap diperbolehkan.

"Jadi mulai pukul 16.00 WIB, sudah tidak ada wisatawan yang boleh masuk kawssan JLS. Kalau yang masih ada disana (Pantai) diperbolehkan, nanti kalau bisa pulangnya sebelum atau sesudah maghrib," ungkapnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain itu, wisatawan juga diimbau untuk berhenti menikmati sunset di tepi jalan JLS. Meskipun polisi tidak bisa melakukan penindakan namun mereka akan berpatroli mengingatkan wisatawan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan.

"Kami menghimbau agar masyarakat mematuhi aturan dari petugas, kalau ada wisatawan yang berhenti di tepi jalan dan diminta untuk pindah oleh petugas, harap dimaklumi karena ini bersangkutan dengan arus lalu lintasnya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.