Kamis, 11 Jun 2026 19:37 WIB

Polres Bojonegoro Tangkap 7 Pelaku Pembacokan di Dander

Pelaku pembacokan pelajar di Dander saat memberikan keterangan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Pelaku pembacokan pelajar di Dander saat memberikan keterangan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Bojonegoro berhasil menangkap 7 orang pelaku penganiayaan dan pembacokan seorang pelajar berinisial DKS (14) warga Desa Mojoranu Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto dalam konferensi pers pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti hasil operasi cipta kondisi jelang tahun baru 2024 di halaman Mapolres setempat pada Kamis (28/12/2023).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Senin (25/12/2023) lalu, Satreskrim Polres Bojonegoro berhasil menangkap 7 orang pelaku penganiayaan, berikut pelaku yang melakukan pembacokan di Dander, " ujar Mario.

Menurut Mario, ketujuh pelaku yang ditangkap itu warga asli Kabupaten Bojonegoro. Rinciannya, 4 orang dewasa dan 3 orang anak-anak. Mereka masing-masing ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda.

"Kemarin, meraka ada yang ditangkap di rumahnya, ada pula yang ditangkap di Kota Surabaya," sambungnya.

Sementara itu, di hadapan awak media, salah satu pelaku pembacokan berinisial AS mengaku menyesal setelah membacok korban.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Pelaku juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada tujuan apapun saat melakukan penganiayaan dan pembacokan tersebut. Hal itu ia lakukan bersama rekannya, lantaran dalam pengaruh alkohol (miras) sehingga kalap dan menghajar serta membacok korban.

"Jadi itu (waktu sebelum pembacokan) habis minum (miras) Pak, tidak ada (motif) apa-apa," bebernya sambil tertunduk lesu.

Sebelumnya, pelajar berinisial DKS (14) warga Desa Mojoranu Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok pemuda tidak dikenal. Korban mengalami sejumlah luka bacok di tangan dan kaki.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Saat itu korban diketahui hendak pulang dengan mengendarai motor usai nongkrong di Warung Kopi. Di tengah jalan korban berpapasan dengan segerombolan pemuda dan menyalip mereka. Setelah itu, korban langsung dikejar dan diadang kemudian dihajar dan dibacok tanpa sebab yang jelas.

Korban berlari dan berteriak meminta tolong kepada warga. Akhirnya, korban diselamatkan oleh pengguna jalan dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.