Jumat, 19 Jun 2026 13:32 WIB

178 Warga Lamongan Terjangkit Demam Berdarah Selama 2023, Dinkes: Sudah Turun Drastis

Sejumlah warga dibantu aparat TNI Kodim 0812 Lamongan saat melakukan foging di wilayah pemukiman. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sejumlah warga dibantu aparat TNI Kodim 0812 Lamongan saat melakukan foging di wilayah pemukiman. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus demam berdarah di Kabupaten Lamongan menurun selama tahun 2023. Penyakit yang selalu jadi momok ini berhasil dikendalikan pemerintah setempat.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan tercatat dalam kurun waktu Januari hingga per-15 Desember 2023 terdapat 178 kasus dengan jumlah korban meninggal nihil.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Warga terjangkit demam berdarah tahun ini menurun, selain itu juga jumlah korban nihil," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Lamongan, dr. Indra Tsani, Selasa (26/12/2023).

Jika dibandingkan tahun lalu, pada 2022 kasus demam berdarah di Kabupaten Lamongan menyentuh angka 417 atau 70 persen lebih tinggi dari tahun 2023 yang hanya 178.

"Ya, tahun 2023 ini dari data kami memang ada di 417 dan tercatat korban meninggal 1 orang," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Indra Tsani merincikan demam berdarah ini banyak menjangkiti anak-anak dan usia remaja.

"Klasifikasi korban terjangkit demam berdarah anak-anak. Tapi perlahan kita antisipasi," terangnya.

Disampaikannya, bila Dinas Kesehatan Lamongan terlah melakukan beragam skema pencegahan dan antisipasi serta tak lupa rutin melakukan pemantauan ke pemukiman masyarakat.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Kami terbitkan surat kepada camat dan puskesmas, himbauan untuk mengaktifkan kembali 1 rumah 1 juru pemantau jentik, kerja bakti di lingkungan saat musim hujan, menggerakkan masyarakat untuk melakukan 3M, kami melatih desa untuk penggunaan alat fogging," bebernya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.