Kamis, 18 Jun 2026 04:50 WIB

Demo Buang Sampah di Sidoarjo, Terancam Sanksi Tipiring hingga 2 Pelaku Meminta Maaf

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Des 2023 08:09 WIB
Para pengunjuk rasa di sekitar Pendopo Pemkab Sidoarjo. (Foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com).
Para pengunjuk rasa di sekitar Pendopo Pemkab Sidoarjo. (Foto: Humas Pemkab Sidoarjo for jatimnow.com).

jatimnow.com - Tiga berita terkait aksi unjuk rasa dari kalangan petugas kebersihan di Sidoarjo yang tayang pada Jumat (22/12/2023) masih menyedot perhatian berbagai kalangan, hingga masuk dalam daftar pilihan pembaca.

Diawali dengan berita identitas oknum pendemo yang disebut telah diketahui Satpol PP Sidoarjo, para pendemo pun disebutkan tidak mewakili petugas kebersihan DLHK Sidoarjo hingga 2 pendemo yang kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati dan warga.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Simak rangkuman redaksi atas 3 berita pilihan pembaca tersebut.

Identitas Oknum Pendemo Buang Sampah di Pendopo Sidoarjo Terungkap, Bakal Kena Sanksi Tipiring

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo mendalami identitas oknum pendemo yang menebar sampah di depan Pendopo Delta Wibawa beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

UPT TPA Griyo Mulyo Jabon Sebut Pendemo Tumpahkan Sampah di Pendopo Sidoarjo bukan dari DLHK

Puluhan massa yang menggelar aksi unjuk rasa di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (21/12/2023) kemarin, disebut pihak UPT TPA Griyo Mulyo Jabon, adalah para pengelola TPS dan penggerobak sampah yang mengatasnamakan Gapeksi (Gabungan pekerja kebersihan Indonesia).

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

2 Pendemo Buang Sampah Minta Maaf pada Bupati dan Warga Sidoarjo

Dua dari puluhan pengunjuk rasa buang sampah di halaman Pendopo Kabupaten Sidoarjo pada Rabu pagi (20/12/2023), mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Bupati Sidoarjo dan masyarakat Sidoarjo.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.