Kamis, 18 Jun 2026 03:49 WIB

Caleg Jadi Tren Pasien Depresi, Puskesmas Taman Sidoarjo Siap Tampung

Puskesmas Kecamatan Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Puskesmas Kecamatan Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puskesmas Kecamatan Taman Sidoarjo telah siap menerima para calon legislatif muda yang mengalami depresi apabila kalah dalam Pemilu 2024 mendatang.

Selain tenaga medis, berbagai fasilitas penunjang juga telah disiapkan untuk dapat merawat para pasien yang mengalami depresi ringan hingga berat.

Penanggung jawab Poli Jiwa Puskesmas Taman Kabupaten Sidoarjo, Siti Julaikhah, menyampaikan bahwa fasilitas poli jiwa telah ada sejak 2015, tidak digunakan khusus caleg saja, tetapi juga untuk keluarga caleg, tim sukses serta pendukungnya yang mengalami depresi.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Seperti kemarin, ada tes kesehatan untuk caleg, kita lakukan screening. Nanti kalau sudah pemilihan, ada yang gagal, ada peningkatan pasien, biasanya stres ringan, kami siap menerima pasien- pasien tersebut, sesuai SOP perawatan depresi ringan sampai berat, kami bisa tangani dan lakukan pengobatan," terangnya, Jumat (22/12/2023).

Siti melanjutkan, poli jiwa yang telah dibuka sejak 2015 ini kini sedang merawat lebih dari 1000 pasien yang mengalami gangguan jiwa dan 700 di antaranya mengalami depresi berat, yang didominasi oleh pasien usia muda, yaitu usia 17 - 30 tahun.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Taman Sidoarjo, dr. Inensia Khoirul Harap, menuturkan perkembangan pasien penyakit jiwa semakin tinggi sejak tahun 2015.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Perkembangan jumlah pasien penyakit jiwa semakin tinggi. Sebagai gambaran saja, di tahun 2015 hanya ada satu atau dua, tapi sekarang di 2023, jumlah pasien gangguan jiwa sebanyak 344 pasien. Yang mengalami depresi berat sekitar 700 orang. Trendnya sekarang mulai anak usia muda, kena sedikit tekanan atau permasalahan membuat mereka mengalami gangguan kesehatan," ucapnya.

dr. Inensia mencontohkan, yang menjadi pasien di Puskesmas Taman ini adalah caleg yang mungkin mengalami depresi, karena sempat menjadi pusat perhatian, hingga mengeluarkan biaya yang tak sedikit, namun akhirnya tidak dapat menerima kekalahan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.