Rabu, 17 Jun 2026 20:23 WIB

25 WNA Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang di Tahun 2023

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 21 Des 2023 18:30 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Galih Priya Kartika Perdhana (paling kiri).  (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Galih Priya Kartika Perdhana (paling kiri). (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mendeportasi sejumlah 25 Warga Negara Asing (WNA) sepanjang tahun 2023. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2022 lalu, yakni sebanyak 8 WNA yang dideportasi.

Sejumlah 25 WNA yang dideportasi berasal dari berbagai negara. Diantaranya, 8 WNA Malaysia, 4 WNA Yaman, 3 WNA Timor Leste, 6 WNA asal Tiongkok, 1 WNA Bangladesh, 1 WNA Yordania, 1 WNA Myanmar, dan 1 WNA Mesir.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan, pihaknya mendeportasi 25 WNA sebagai bentuk Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK). Para WNA yang dideportasi didominasi oleh kasus overstay.

Kemudian, meningkatnya deportasi terhadap WNA seiring dengan kunjungan yang ada juga tinggi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Dari 25 WNA yang kami deportasi, 17 di antaranya karena overstay. 2 WNA dideportasi karena merupakan eks napi (narkoba) dan 4 karena diduga melakukan pelanggaran pasal 75 Undang-Undang Nomor Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," kata Galih pada Kamis (21/12/2023).

Dia mengatakan, salah satu WNA sempat viral menjadi perbincangan di media sosial. Sebab, WNA tersebut berjualan di salah satu lapak mall yang ada di Kota Malang. Namun, WNA tersebut dengan status izin tinggal sebagai investor.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Kalau tidak salah, berjualan makanan Timur Tengah, bahwa tidak sepatutnya WNA dengan izin tinggal investor yang seharusnya tidak bekerja, apalagi yang bersangkutan bersinggungan dengan UMKM tetapi berjualan lapak di mall," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.