Jumat, 19 Jun 2026 00:57 WIB

Muslimat NU Kirim Bantuan ke Palestina Tahap Kedua Rp2,2 Miliar

Ketum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Ketum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Kantor PBNU Jl. Kramat Raya No 164 Jakarta, Rabu (20/12/2023) malam. Bantuan tahap ke-2 yang diberikan Muslimat NU untuk masyarakat Palestina kali ini mencapai nilai Rp2.275.000.000.

Sebelumnya Muslimat NU juga telah menyerahkan bantuan dana kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp766.500.000 pada awal November lalu. Seluruh bantuan baik tahap pertama maupun kedua disalurkan melalui NU Care-LAZISNU.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis berupa mockup oleh Ketua Umum PP Muslimat NU kepada Ketua Lazisnu PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa tidak mudah memastikan bantuan-bantuan tersampaikan kepada warga Palestina.

"Kepada seluruh warga Muslimat NU se-Indonesia, terima kasih. Insya Allah kita akan tetap bergerak bersama memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya di Gaza, melainkan di Rafah dan Yordania juga,” ucap Khofifah, Kamis (21/12/2023).

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Untuk diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pernyataan sikap dan seruan terhadap konflik yang terjadi di Palestina. Salah satunya adalah dengan membaca doa Qunut Nazilah pada saat salat.

Qunut Nazilah merupakan doa yang dilakukan dalam salat untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT terhadap muslim yang sedang mengalami kesulitan, penindasan, atau musibah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Doa ini dapat dilakukan di berbagai waktu, terutama dalam salat sunnah atau wajib, seperti salat Subuh. Mengenai dukungan untuk Palestina, konflik di wilayah tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, dengan banyak penduduknya yang terus menghadapi penderitaan akibat konflik bersenjata dan ketidakstabilan politik.

"Pada posisi ini kita bisa melihat bahwa genosida itu menghancurkan tanpa tersisa. Maka bisa kita tarik pada tahun 1938 bagaimana Hadratus Syeikh Kyai Hasyim Asyari menyerukan umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah dan mengirim bantuan tidak hanya bagi Palestina tapi juga untuk dukungan kemerdekaan Palestina,” jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.