Jumat, 19 Jun 2026 12:56 WIB

Angka Stunting di Kota Batu Turun Signifikan jadi 14,8 Persen

  • Penulis : Gerhana
  • | Sabtu, 16 Des 2023 09:18 WIB
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dalam kegiatan Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader KB dan Tim Pendamping Keluarga. (Foto:Prokopim Pemkot Batu)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dalam kegiatan Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader KB dan Tim Pendamping Keluarga. (Foto:Prokopim Pemkot Batu)

jatimnow.com - Angka stunting di Kota Batu tercatat 14,8 persen pada pelaksanaan bulan timbang di bulan September 2023. Angka itu menurun 6,3 persen dibandingkan pada kegiatan bulan timbang di bulan Januari 2023 yang masih mencapai 21,1 persen.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan penanganan stunting secara masif. Sehingga, hasilnya berpengaruh terhadap penurunan angka yang dicapai.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Berbagai upaya dilakukan oleh Pemkot Batu bersama dengan kader dan tim percepatan penanganan stunting. Hal itu disampaikan Aries dalam sambutan kegiatan Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting bagi Kader KB dan Tim Pendamping Keluarga.

"Penguatan Kader sangat penting dalam mempercepat penurunan stunting di setiap wilayah. Alhamdulillah di Kota Batu angka menurun di 14,3 persen dari sebelumnya 21,1 persen. Ini merupakan kerja keras dari para kader juga yang tanpa kenal lelah mendampingi tumbuh kembang anak stunting," kata Aries di Hall Hotel Selecta, Jumat (15/12/2023).

Acara itu diikuti 800 orang kader KB dan Tim Pendamping Keluarga se-Jawa Timur. Aries mengaku, hampir setiap hari di sela-sela kegiatannya terjun langsung ke lapangan untuk mengunjungi masyarakat baik yang miskin, rentan miskin, maupun anak-anak stunting.

Hal ini untuk melihat dan mengetahui secara langsung kondisi lingkungan dan kesehatan warganya.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Saya langsung ingin mengetahui faktor apa yang menyebabkan tingginya angka stunting sekaligus penanganan yang tepat dengan turun langsung ke lapangan sehingga intervensi yang dibutuhkan bisa sesuai dengan persoalan yang muncul," katanya.

Menurutnya, gaya hidup dan gadget (smartphone) juga berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak sehingga anak-anak jadi susah makan.

"Fenomena penggunaan smartphone yang berlebihan juga salah satu faktor kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya. Yang penting anaknya tidak nangis dipegangi HP itu juga berpengaruh sekali," ungkapnya.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

Sebagai informasi, dalam RPJMN 2020-2024 mensyaratkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi 14 persen di tahun 2024.

Pihak pelaksana percepatan penurunan stunting yakni BKKBN melakukan berbagai upaya dengan salah satunya pendampingan keluarga beresiko stunting oleh Tim Pendamping Keluarga.

Oleh karena itu, BKKBN Jawa Timur melaksanakan Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. Kemudian, tujuan pertemuan itu untuk meningkatkan komitmen para kader BKKBN yang telah mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.