Senin, 22 Jun 2026 12:07 WIB

Viral, Puluhan Anak TK Pamekasan Kenakan Baju Paslon 2 dan Nyanyikan Yel-yel

Tangkapan layar anak-anak usia dini menyanyikan yel-yel dukungan paslon viral di media sosial. (Foto: Fathor rahman/jatimnow.com)
Tangkapan layar anak-anak usia dini menyanyikan yel-yel dukungan paslon viral di media sosial. (Foto: Fathor rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan anak TK di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan terekam menggunakan kaos bergambar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Bahkan, anak-anak usia dini itu menyanyikan yel-yel dukungan paslon viral di media sosial.

Dalam video juga terdengar suara pria di balik kamera yang merekam dan memandu puluhan anak-anak itu. Namun hingga kini, belum diketahui pihak yang membuat video dukungan paslon melibatkan anak usia dini tersebut.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dari rekaman video yang beredar, puluhan anak-anak menyanyikan yel-yel 'Menang Satu Putaran, Prabowo-Gibran'. Nyanyian itu diucapkan berulang kali secara serentak.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus mengaku sudah memerintahkan petugas Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk menelusuri pihak yang membuat video itu.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Ia juga menegaskan, aksi kampanye melibatkan anak-anak usia dini merupakan sebuah pelanggaran.

"Itu sebuah pelanggaran. Petugas kami sedang menelusuri pembuat video sekaligus mencari tahu pihak yang sengaja mengajak anak-anak untuk berkampanye," ujarnya, Minggu (10/12).

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Ia juga mengaku, dari hasil penyelidikan tersebut pihaknya juga sudah mengetahui lokasi video tersebut diambil. Kini pihaknya masih mendalami kronologi pembuatan video tersebut.

"Kami minta petugas untuk mendatangi lembaga tersebut. Kami juga harus mengetahui detail kronologinya terlebih dahulu termasuk siapa yang memerintah," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.