Senin, 22 Jun 2026 10:06 WIB

Nangkula Park, Inovasi Desa Kendalbulur jadi Destinasi Wisata di Tulungagung

Nangkula Park, taman rekreasi destinasi wisata di Tulungagung. (Foto: Instagram for jatimnow.com)
Nangkula Park, taman rekreasi destinasi wisata di Tulungagung. (Foto: Instagram for jatimnow.com)

jatimnow.com - Nangkula Park yang berada di Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu destinasi wisata dalam 3 tahun terakhir. Keberadaan taman rekreasi ini tak lepas dari visi misi Kepala Desa Kendalbulur, Anang Mustofa.

Salah satu visi misinya adalah membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dari situ terciptalah Nangkula Park. Tak hanya menjadi destinasi wisata, taman ini juga mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitar.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Anang mengaku, Nangkula Park lahir saat dirinya mendapat amanah sebagai Kepala Desa Kendalbulur. Dalam Pada pemilihan kepala desa tahun 2019, sudah ia sampaikan perlunya membangun ruang terbuka hijau (RTH).

Awalnya, konsep tersebut mendapat cibiran dari berbagai masyarakat, lantaran masyarakat kurang memahami wisata. Sebab desa ini tak memiliki potensi wisata alam seperti gunung dan laut.

"Masyarakat ini background-nya adalah petani apa ya mungkin wisata dekat dengan perkotaan," ujarnya, Jumat (08/12/2023).

Hingga akhirnya, dengan jerih payah bersama warga mampu membangun wisata keluarga di atas tanah milik kas desa seluas sekitar 1,3 hektar. Ada sekitar 18 warga yang bertugas menjaga makanan, hingga karyawan yang berada di Nangkula Park.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Disinggung pengembangan, Anang mengaku harus memikirkan lebih ekstra. Karena wisata memiliki tantangan, harus kreatif dan inovatif agar mampu bersaing. Ke depan, akan mengelola dengan rekreasi keluarga menambah spot sebagai Mini Zoo atau kebun binatang mini.

"Sebagai edukasi keluarga kalau kemarin masih taman Celosia, kita ingin edukasi keluarga sudah kita ajukan ke Ibu Gubernur ada Mini Zoo. Disitu ada hewan-hewan bisa memiliki edukasi agar anak-anak PAUD atau TK tertarik," imbuhnya.

Nangkula Park sendiri dilaunching pada tahun 2020, saat pandemi covid 19. Banyaknya masyarakat yang jenuh karena harus menjalani karantina membuat taman wisata ini diserbu wisatawan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Ribuan pengunjung memadati taman yang memiliki banyak spot foto menarik ini setiap bulannya. Bahkan omset tempat wisata ini mencapai angka ratusan juta rupiah per bulan. Kondisi ini membuat Anang semakin bersemangat untuk terus melakukan pengembangan.

Tak hanya sebagai tempat wisata, Nangkula Park juga menjadi tempat rapat dan berkumpul.

"Alhamdulilah saat ini masih bisa beroperasi, kita selalu berinovasi agar pengunjung tetap datang," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.