Jumat, 12 Jun 2026 04:40 WIB

Peta Daerah Rawan Hidrometeorologi di Ponorogo

Banjir menerjang Ponorogo di Kelurahan Paju beberapa waktu lalu. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Banjir menerjang Ponorogo di Kelurahan Paju beberapa waktu lalu. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo telah memetakan daerah rawan bencana hidrometeorologi. Ada 2 jenis bencana yang paling diwaspadai di Ponorogo.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun mengaku bahwa tahun ini bencana hidrometeorologi itu berupa banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung petir kalau ada.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Di Ponorogo yang diwaspadai itu 2 dominan banjir dan tanah longsor,” kata Masun, Kamis (7/12/2023).

Ditambahkan ada 4 sungai besar di Bumi Reog. Semua sungai besar itu bermuara di Sungai Sekayu. Karena itu pertemuan beberapa sungai besar berpotensi besar banjir.

“Contohnya Tempuran Mancaan pasti berpotensi besar banjir ketika semua bertemu,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan).

Wilayah yang terdampak diantaranya, Paju, Brotonegaran, Kalimalang, Pengkol, Jetis. Juga ada daerah-daerah yang harus diwaspadai yang dilewati di sungai besar.

BPBD Ponorogo memprediksi kerawanan bencana banjir di Kecamatan Babadan pada Desa Babadan (rendah), Kadipaten (sedang), Ngunut (sedang), Sukosari (sedang), Patihan Wetan (sedang), Purwosari (sedang).

Kecamatan Badegan di Desa Tanjungrejo (rendah), Kecamatan Balong di Desa Bajang (sedang), Muneng (sedang) dan Sedarat (sedang). Kecamatan Jenangan di Kelurahan Setono (sedang). Kecamatan Kauman di Desa Kauman (tinggi), Carat (rendah) dan Pengkol (tinggi). Kecamatan Ponorogo di Kelurahan Bangunsari (rendah), Mangkujayan (rendah), Surodikraman (rendah), Paju (tinggi), Tonatan (rendah), Kepatihan (rendah), Brotonegaran (tinggi) dan Pakunden (tinggi).

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Kecamatan Sampung di Desa Ringinputih (tinggi), Kecamatan Siman di Kelurahan Ronowijayan (tinggi), Desa Pijeran (rendah) Desa Brahu (rendah). Kecamatan Sukorjeo di Desa Bangunrejo (tinggi) dan Kecamatan Slahung di Desa Duri (rendah).

Untuk tanah longsor dari data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ada 9 Kecamatan atau daerah rata-rata diatas 500 MDPL.

Masun mengaku bahwa di Ponorogo dari 21 kecamatan rata-rata diatas 500 MDPL. Sebut saja Kecamatan Ngebel, Ngrayun, Pudak, Pulung, Slahung dan Sooko.

“Beberapa langkah antisipasi sudah dilakukan oleh BPBD Ponorogo,” tegasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan

Pertama melakukan pemasangan beberapa early warning system (EWS) banjir maupun longsor. Banjir ada 6 EWS dan tanah longsor 7 EWS. Dia juga memasang rambu peringatan banjir maupun tanah longsor 12 rambu banjir dan 112 rambu longsor.

“Mudah-mudahan EWS tidak sekadar dipasang saja. Namun juga menjadi perhatian warga,” pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.