Rabu, 17 Jun 2026 22:01 WIB

UIN Satu Gandeng BRIN Tingkatkan Kolaborasi Riset di Kawasan Tunggal Rogo Mandiri

Penandatanganan kerja sama UIN Satu Tulungagung dengan BRIN. (Foto: UIN Satu Tulungagung)
Penandatanganan kerja sama UIN Satu Tulungagung dengan BRIN. (Foto: UIN Satu Tulungagung)

jatimnow.com - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN Satu) meneken kerja sama dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) Tulungagung.

Kerja sama ini terkait dengan penelitian di wilayah Tunggal Rogo Mandiri, yang meliputi Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan Kediri. Kawasan Selingkar Wilis ini menjadi fokus dalam penelitian tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rektor UIN Satu Prof Abdul Aziz mengatakan penelitian ini juga melibatkan tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Satu Tulungagung.

Nantinya mereka akan berkolaborasi dalam melakukan penelitian di wilayah tersebut. Pembangunan infrastrutktur yang masif di selatan Jawa Timur saat ini diyakini akan berimbas kepada masyarakat di wilayah Selingkar Wilis.

"UIN Satu menjawab tantangan pengembangan kawasan Selingkar Liwis. Kedepan, hasil penelitian UIN Satu dapat diaplikasikan ke masyarakat," ujarnya, Selasa (5/12/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tak hanya bagi masyarakat, penelitian ini juga penting bagi dosen dan sivitas akademika UIN Satu Tulungagung. Pesan tersebut diiringi dengan penekanan pada prinsip sustainabilitas, inklusifitas, dan partnership, sebagai landasan utama dalam pengembangan riset.

“UIN Satu Tulungagung memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif kolaborasi ini,” tuturnya.

Sebagai langkah awal, UIN Satu Tulungagung menendatangani perjanjian kerja sama dengan Kepala Pusat Riset Mikrobiologi Terapan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan riset yang berbasis lokal dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.