Rabu, 17 Jun 2026 01:42 WIB

Warga Tulungagung Temukan Arca saat Bersihkan Lahan di Desa Podorejo

Yasin membersihkan Arca Dwarapala yang ditemukannya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Yasin membersihkan Arca Dwarapala yang ditemukannya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menemukan sebuah Arca Dwarapala saat sedang membereskan lahan di belakang gudang.

Penemuan arca ini bukanlah temuan pertama kali. Sebelumnya mereka juga menemukan Arca Dwarapala dan arca berkepala naga di lokasi yang sama. Temuan ini memerkuat dugaan adanya bangunan suci berupa candi atau petirtan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Yasin, penemu Arca Dwarapala mengatakan arca ini ditemukan saat sedang membersihkan lahan di belakang gudang. Saat sedang meratakan tanah, cangkulnya membentur sebuah batu. Merasa batu tersebut unik, Yasin lalu menggali lebih dalam lagi dan menemukan arca dalam kondisi tengkurap. Arca ini lalu diangkat dan dibersihkannya.

"Cangkul membentur batu dan setelah digali ada arca yang tengkurap, kedalamannya hanya 50 centimeter," ujarnya, Senin (4/12/2023).

Sementara itu Pamong Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Winarto menuturkan arca ini ditemukan pada Sabtu (02/12/2023) sore. Arca ini memiliki tinggai 63 Cm, lebar 34 Cm dan tebal 30 Cm.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Secara keseluruhan kondisinya masih bagus. Temuan ini melengkapi koleksi arca yang ditemukan di lokasi tersebut. Sebelumnya warga juga menemukan arca dwarapala dan arca dengan kepala naga di lokasi yang sama.

"Jadi tahun lalu warga juga menemukan arca dwarapala dan arca berkepala naga, saat ini semuanya tersimpan di gudang tak jauh dari lokasi temuan," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak dinas sendiri akan bersurat ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur mengenai temuan ini. Adanya temuan tersebut memperkuat dugaan keberadaan bangunan suci berupa candi atau petirtan di lokasi ini. Dari hasil kajian sementara, temuan arca ini diduga berasal dari era kerajaan Majapahit.

"Sebelumnya juga ada temuan arca, diduga dulu lokasi ini merupakan petirtan atau candi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.