Jumat, 19 Jun 2026 10:05 WIB

Musim Pancaroba di Lamongan, Damkar Sibuk Evakuasi Hewan Liar Masuk Rumah Warga

Damkar Lamongan saat mengevakusai ular cobra di rumah salah satu warga di Kecamatan Pucuk, Lamongan. (Foto : Damkar Lamongan for jatimnow.com)
Damkar Lamongan saat mengevakusai ular cobra di rumah salah satu warga di Kecamatan Pucuk, Lamongan. (Foto : Damkar Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kejadian hewan liar masuk rumah warga kian sering terjadi di Kabupaten Lamongan di musim pancaroba. Damkar Lamongan pun jadi sibuk melakukan evakuasi ular ketimbang memadamkan kebakaran.

Dari data yang dihimpun Damkar Lamongan, dalam sebulan terakhir kejadian kebakaran cenderung menurun dan kini mulai beralih pada kasus hewan masuk rumah.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kabid Damkar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan, Siswanto mengungkapkan dua hari beruntun ini dua kejadian hewan liar masuk rumah.

"Hari ini, seekor ular cobra masuk rumah Datul warga Desa Tambakrigadung, Kecamatan Pucuk, ular tersebut bersembunyi di balik lemari saat yang bersangkutan beberes rumah," kata Siswanto, Kamis (23/22/2023)

Baca Juga: Tingkatkan Quick Respon, Damkar Tulungagung Buka Pos Bantu di Wilayah Ngunut

Kejadian serupa tercatat sehari sebelumnya. Damkar Korwil Lamongan berhasil menangkap ular kobra dan biawak di dapur rumah Nurhaji di Desa Baouh Bandung, Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan dan ular Sanca di rumah Fajri di Dusun Penanjan, Desa/Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Suwanto menjelaskan bahwa aktivitas penangkapan hewan berbahaya menjadi fokus Damkar, menggantikan tugas pemadaman api yang mulai reda dengan masuknya musim hujan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Tugas pemadaman api kebakaran mulai reda, ketika memasuki musim hujan. Sekarang mulai disibukan penangkapan hewan berbahaya," kata Suwanto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.