Rabu, 17 Jun 2026 07:35 WIB

Pelajar di Tulungagung Meninggal Dunia usai Latihan Pencak Silat

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Muchamad Nur. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Muchamad Nur. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pelajar berinisal RB (15) asal Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung meninggal dunia. Diduga korban meninggal akibat cidera yang dialami usai mengikuti latihan pencak silat.

Korban sempat mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit swasta. Kondisinya juga berangsur membaik namun hari ini korban meninggal dunia. Pihak keluarga yang merasa janggal lantas melapor ke polisi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah satu keluarga korban berinisal PP menceritakan, pada Sabtu (18/11/2023) korban mengikuti latihan pencak silat di sekolahannya. Sepulang latihan pencak silat, korban sempat mengeluh sakit pada bagian punggung bawah kepada keluarganya.

"Saat itu, kami juga sudah membeli beberapa obat pereda nyeri untuk korban. Tapi setelah diberi obat tidak mengurangi rasa sakit yang dialami korban," ujarnya, Rabu (22/11/2023).

Pada Minggu (19/11) kondisi korban lemas dan beberapa bagian tubuh korban membiru. Korban saat itu sudah mulai tidak nafsu makan. Korban lalu dibawa ke rumah sakit swasta untuk mendapat perawatan. Dari pemeriksaan, ternyata saturasi korban hanya 67 persen.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Selain itu, dari hasil pemeriksaan rontgen, didapati bahwa tulang belakang korban mengalami pembengkokan. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, keadaan korban sempat membaik.

"Korban ketika itu juga sudah bisa duduk dan jalan-jalan. Tapi tak berselang lama korban mengalami kejang hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Muchammad Nur membenarkan bahwa saat ini keluarga korban sedang membuat laporan di Mapolres Tulungagung atas kejanggalan meninggalnya korban. Terkait kronologi, polisi masih menghimpun informasi dan mendalami kasus tersebut.

"Sementara kami masih mendalami kronologi kasus ini. Dan saat ini keluarga sedang membuat laporan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.