Kamis, 11 Jun 2026 12:46 WIB

Mbah Rokim Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

  • Penulis :
  • | Sabtu, 01 Sep 2018 20:44 WIB
Petugas saat mengevakuasi korban/Foto: Narendra Bakrie
Petugas saat mengevakuasi korban/Foto: Narendra Bakrie

jatimnow.com - Warga di Jalan Kupang Krajan Lor 1, Kecamatan Sawahan, Surabaya mendadak gempar. Pasalnya, warga mendapati Rokim (85) tewas dalam keadaan gantung diri di tangga rumahnya, Sabtu (1/9/2018), sekitar pukul 16.00 Wib.

Informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan menyebut, jasad Rokim pertama kali ditemukan Wahyu (24), cucu Rokim.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Saat itu, Rochim pulang kerja dan mendapati kakeknya sudah tidak bernafas. Leher Rokim terikat tali tambang berwarna hijau di tangga, tepat di depan kamar mandi rumahnya. 

Ketua RW setempat, Kusworo, mengatakan nama asli korban yaitu Rakimin. Tapi warga sekitar memanggilnya Rokim. Di rumah itu, Rokim tinggal bersama istri, anak-anak dan cucunya.

"Mulai pukul 07.00 Wib, keluarganya kerja semua. Pak Rokim sendirian di rumahnya," kata dia. 

Kusworo menambahkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, sekitar pukul 12.00 Wib, korban masih terlihat duduk-duduk santai di depan rumahnya.

Namun, tak lama kemudian setelah Wahyu, cucunya pulang, Rokim didapati sudah tidak bernyawa. "Laporan dari RT, saya teruskan ke Polsek Sawahan," sambungnya. 

Akhirnya, sejumlah anggota Polsek Sawahan dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan identifikasi, mereka kemudian mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke Kamar Mayat RSU Dr Soetomo Surabaya. 

Lantas apa motif korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri? Kusworo tidak bisa menduga-duga. Sebab, tidak ada pesan apapun yang ditemukan di sana. Apalagi selama ini, keluarga Rokim dikenal baik-baik saja. Sakit yang diderita Rokim juga sakit biasa karena sudah tua. 

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi mengungkapkan, dugaan sementara korban bunuh diri. Dan sejauh ini, korban sudah pikun.

“Bahkan, dari keterangan cucu dan keluarganya, korban sempat mengatakan ingin mati 6 bulan lalu,” pungkasnya.

 

Reporter : Narendra Bakrie

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.