Jumat, 19 Jun 2026 00:42 WIB

Satu Pelaku Carok di Bangkalan Ditangkap, Seorang Lagi Masih Buron

Satu pelaku carok yang berhasli diamankan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Satu pelaku carok yang berhasli diamankan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu pelaku carok di Jalan Raya Desa Dumajah Kecamatan Tanah Merah pada Rabu (8/11/2023) lalu, tertangkap. Kini polisi sedang memburu satu pelaku lagi yang belum tertangkap.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan pelaku berhasil ditangkap saat berada di jalan raya di akses jalan menuju Jembatan Suramadu.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Pelaku yang berhasil kami amankan, yakni J (34) warga Desa Tambin, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Pelaku lain, yakni M masih kami kejar," ujarnya, Senin (13/11).

Febri mengatakan, kejadian bermula saat pelaku mengendarai motor dari arah timur bersama M. Setibanya di Jalan Raya Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, ia berpapasan dengan korban yakni Hafi (49) warga Kecamatan Sepulu yang berboncengan dari arah barat.

Pelaku lalu langsung putar balik dan mengikuti korban dari belakang.

"Korban dibonceng temannya berinisial A itu dipepet oleh dua pelaku dan diacungi senjata tajam," tambahnya.

Setelah dipepet, motor yang ditumpangi oleh korban menabrak pohon. Korban bersama A jatuh ke tanah. Melihat pelaku mendekati korban, A lari namun korban tetap berada di lokasi.

Baca Juga: Masalah Uang dan Sepeda Motor Diduga Jadi Motif Carok Pemuda di Malang

Febri juga mengatakan, dalam kejadian tersebut, pelaku J tidak membawa sajam. Namun M membawa sebilah celurit.

Tak hanya itu, korban juga membawa celurit. Saat korban jatuh, celurit milik korban juga terjatuh dan langsung diraih oleh J.

"Jadi J menggunakan sajam milik korban untuk membacok kaki kiri korban. Sedangkan pelaku M membacok pada bagian kepala korban," imbuhnya.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

Dalam pengeroyokan itu korban sempat melawan pelaku. Kejadian itu tak berlangsung lama sebab setelah berhasil membacok korban, pelaku langsung menaiki motor bersama M, lalu kabur meninggalkan korban.

Dari keterangan pelaku, aksi pembacokan dilakukan karena ia mengaku sakit hati pada korban. Sebab, sebelumnya ia pernah hampir dibacok oleh korban. Sehingga, saat berpapasan di jalan itu, pelaku berniat balas dendam.

"Untuk motifnya diduga karena sakit hati. Pengakuan pelaku ada banyak rentetan kejadian yang membuat ia dendam. Salah satunya karena ia pernah hampir dibacok korban," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.