Kamis, 18 Jun 2026 21:46 WIB

Kandungan Vitamin pada Sayur dan Buah Hilang Saat Diolah? Begini Anjuran Pakar Gizi

  • Penulis :
  • | Minggu, 12 Nov 2023 11:41 WIB
Ilustrasi buah dan sayur. (jovee.id for jatimnow.com)
Ilustrasi buah dan sayur. (jovee.id for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak semua buah dan sayur yang kita dapatkan, bisa langsung dikonsumsi. Ada beberapa jenis yang perlu diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Di sisi lain, sayur dan buah yang merupakan sumber vitamin dan mineral terbaik bisa kehilangan kandungan nutrisinya karena proses pencucian, penyimpanan dan pengolahan yang kurang tepat.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Maka penting untuk mengetahui cara tepat mengolah sayur dan buah, supaya nutrisinya tetap terjaga. Seperti apa?

Menuruti dr Verawati S., SpGK atau dr Vera dari RS Kemang Medical Care (KMC), ada beberapa langkah yang perlu dilakukan saat baru saja membeli sayur dan buah, yang kemudian hendak disimpan.

"Pertama cek, cuci bersih, lalu dipisahkan sesuai penggunaan. Ingat ya, cucinya jangan direndam di baskom, tapi dibilas di air mengalir. Saat memotong-motong, gunakan talenan yang berbeda dengan talenan untuk memotong daging," ujar dr Vera.

Baca Juga: Pola Makan Instan Ancam Kesehatan Keluarga

Rendam sayur yang sudah dicuci dan dipotong dalam air bersih selama satu jam, dikeringkan, lalu dimasukkan ke dalam lemari es.

"Jangan baru beli langsung dimasukkan ke dalam kulkas, lalu dicucinya baru pas mau dimasak. Cuci dulu baru disimpan di dalam kulkas," imbuhnya.

Untuk proses pengolahan, dr Vera menuturkan bahwa retensi vitamin berkurang pada proses pemasakan yang terlalu panas dalam jangka waktu lama. Misalnya direbus terlalu lama dan digoreng.

Baca Juga: 6 Cara Mengatur Keuangan bagi Karyawan agar Tetap Stabil

Namun dr Vera menganjurkan agar kandungan vitamin tidak banyak terbuang, maka sayuran paling baik dikukus.

"Semua proses pemasakan memang bikin boros vitamin keluar, tapi saya lebih menganjurkan proses masaknya dikukus," pesan dr Vera.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.