Jumat, 19 Jun 2026 12:37 WIB

Rutan Perempuan Klas IIA Surabaya Gandeng BEM Unair Gelar Hersteps, Apa Itu?

Kegiatan Hersteps (Woman`s Rehabilitation and Skills Advancement Initiative) di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya. (Foto-foto: Humas Kemenkumham Jawa Timur)
Kegiatan Hersteps (Woman`s Rehabilitation and Skills Advancement Initiative) di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya. (Foto-foto: Humas Kemenkumham Jawa Timur)

jatimnow.com - Rutan Perempuan Klas IIA Surabaya sebagai tempat pembinaan narapidana terus berupaya memberikan kegiatan-kegiatan positif bagi warga binaan.

Kali ini bersama Dirjen Pendampingan Kementerian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga menggelar kegiatan Hersteps (Woman`s Rehabilitation and Skills Advancement Initiative) pada Rabu (8/11/2023).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Sebanyak 25 orang mahasiswa Unair mendampingi warga binaan dalam berbagai kegiatan, seperti seminar digital marketing, workshop dan demo pembuatan produk, serta seminar psikososial.

Tak hanya mendapat edukasi terkait hak dan kesetaraan gender, warga binaan juga mendapat pembekalan keterampilan sebagai modal peluang kerja setelah mereka bebas nanti.

Terbagi menjadi beberapa kelompok, warga binaan mendapatkan pelatihan pembuatan tas rajut dengan bahan baku chunky yarn dengan didampingi oleh para mahasiswa. Masing-masing warga binaan diberi satu gulung chunky yarn dan diajarkan langkah-langkah membuat tas rajut dari bahan tersebut.

Usai mendapat pelatihan, warga binaan mendapat pemahaman tentang kesehatan mental melalui seminar yang disampaikan langsung oleh Bani Bacan Acantya Yudanagara yang merupakan Dosen Psikologi Universitas Airlangga.

Dalam materi ini, warga binaan berlajar mengelola stigma buruk sebagai mantan narapidana ketika bebas nanti.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Amiek Diyah Ambarwati menyambut positif kegiatan yang diinisiasi oleh para mahasiswa Unair ini.

"Terima kasih kepada para mahasiswa Unair, khususnya Kementerian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak BEM Unair. Terima kasih untuk perhatiannya terhadap warga binaan kami," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan warga binaan dapat mempunyai keahlian yang nantinya setelah mereka bebas, keahlian tersebut bisa menjadi penghasilan tambahan bagi mereka.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

"Kami berharap kegiatan-kegiatan lainnya bisa dilaksanakan kembali oleh mahasiswa Unair," pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Perempuan Surabaya membuktikan komitmennya dalam memberikan pembinaan dan pelatihan yang bermanfaat bagi para warga binaan.

Kegiatan semacam ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka kelak.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.