Senin, 15 Jun 2026 19:50 WIB

Kemenkominfo Perkenalkan Jurnalisme Hijau, Apa Itu?

  • Penulis :
  • | Rabu, 08 Nov 2023 11:24 WIB
Green Press Community (SIEJ) “Komunikasi, Jurnalisme dan AI dan Digitalisasi dalam Narasi Isu Lingkungan” di Gedung Usmar Ismail Hall Jakarta Selatan. (Foto: Kemenkominfo RI)
Green Press Community (SIEJ) “Komunikasi, Jurnalisme dan AI dan Digitalisasi dalam Narasi Isu Lingkungan” di Gedung Usmar Ismail Hall Jakarta Selatan. (Foto: Kemenkominfo RI)

jatimnow.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan banyak peran dan kiprah jurnalis yang memberikan kontribusi penyadaran publik akan isu lingkungan hidup.

Ini terkait dampak perubahan iklim makin dirasakan oleh manusia. Mulai dari pergantian musim yang tidak menentu hingga peningkatan suhu udara. Kondisi itu memicu respons publik yang makin komprehensif, konkret, dan strategis dalam isu lingkungan hidup.

Baca Juga: Pakar Sebut Akuakultur Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Iklim

Bahkan, upaya aktivisme perlindungan lingkungan hidup kini telah menjadi bagian dari banyak lini kehidupan termasuk kegiatan perekonomian.

"Peningkatan pemahaman tersebut tentu tidak terlepas dari paparan informasi dan pengetahuan tentang pentingnya perlindungan lingkungan hidup. Capaian ini, tentunya tidak bisa dilepaskan dari kiprah para jurnalis yang telah memaparkan kita semua terkait isu penting ini," ungkapnya dalam siaran pers.

Nezar mengatakan ini dalam Green Press Community (SIEJ) “Komunikasi, Jurnalisme dan AI dan Digitalisasi dalam Narasi Isu Lingkungan” di Gedung Usmar Ismail Hall Jakarta Selatan, Rabu (8/11/2023).

Menurut Nezar, peningkatan pemahaman dan amplifikasi exposure terhadap isu lingkungan harus terus dilakukan.

"Narasi terkait isu lingkungan, perlu dihasilkan dengan memperhatikan kaidah komunikasi yang tepat, khususnya dalam penerapan praktik komunikasi, dan pembingkaian isu iklim yang berkesesuaian," jelasnya.

Baca Juga: Cara Unik Tempat Nongkrong Surabaya Ajak Gen Z Peduli Isu Lingkungan

Oleh karena itu, Nezar menyarankan tiga pendekatan agar urgensi isu lingkungan bisa menjadi perhatian bersama.

"Pertama, Bingkai Tanggung Jawab yang menekankan tanggung jawab kolektif dalam isu lingkungan. Kedua, Bingkai Konsekuensi yang menekankan dampak ekonomi dari perubahan iklim. Dan ketiga, Bingkai Konflik yang menunjukkan ketidakselarasan pandangan berbagai pihak dalam menanggapi isu lingkungan," papar dia.

Sementara, untuk meningkatkan sensitivitas dan kesadaran masyarakat mengenai isu lingkungan hidup, Wamenkominfo menyarankan beberapa langkah yang dapat ditempuh jurnalis. Langkah itu merupakan upaya membumikan isu lingkungan supaya tidak lagi sulit dicerna oleh masyarakat kebanyakan.

Baca Juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

"Dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, menggunakan diksi yang tepat, mudah, dan terbuka terhadap berbagai sudut pandang, serta menyadari interseksionalitas dampak krisis iklim seperti ketahanan pangan, kelangkaan air, kemiskinan, dan instabilitas politik," jelasnya.

Nezar menegaskan komitmen pemerintah atas isu lingkungan hidup. Dalam pertemuan internasional, terdapat tiga isu krusial yang menjadi perhatian, yaitu pemulihan berkelanjutan pasca pandemi Covid-19, peningkatan aksi berbasis daratan dan lautan untuk perlindungan lingkungan hidup, serta peningkatan mobilisasi sumberdaya untuk perlindungan lingkungan hidup dan pengendalian perubahan iklim.

"Tentunya rekan-rekan jurnalis dan aktivis lingkungan tidak bekerja sendiri pemerintah pun memiliki perhatian khusus pada isu-isu lingkungan," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.