Sabtu, 20 Jun 2026 08:10 WIB

Dalami Kasus Tipikor Koperasi di Kota Malang, Kejari Sita Aset Tanah dan Bangunan

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 06 Nov 2023 16:30 WIB
Petugas menggeledah dan penyitaan aset berkaitan kasus KSU Montana di dua tempat. (Foto: Kejari Kota Malang for jatimnow.com)
Petugas menggeledah dan penyitaan aset berkaitan kasus KSU Montana di dua tempat. (Foto: Kejari Kota Malang for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Montana. Petugas telah menggeledah dan menyita aset berkaitan kasus tersebut di dua tempat.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kasubsi Penyidikan Pidsus Kejari Kota Malang, Kukuh Yudha Prakasa mengatakan, pihaknya mendatangi dua tempat, yakni rumah tersangka Dewi Maria dan rumah dari HS, adik tersangka Dewi Maria. Kegiatan dilakukan pada Jumat (3/11/2023).

"Kegiatan berjalan lancar, dari pihak keluarga kooperatif terhadap petugas. Kami juga dibantu, ditunjukkan dokumen-dokumen itu, disimpan dimana saja," kata Kukuh pada Senin (6/11/2023).

Sebagai informasi, dugaan tindak pidana korupsi pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Montana telah merugikan negara senilai Rp2,6 miliar. Uang tersebut berasal dari pinjaman dana Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM)

Dalam kasus tersebut, Kejari Kota Malang telah menetapkan dua tersangka yaitu, Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Montana, Dewi Maria (68), asal Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang dan bendahara KSU Montana, Veronika Dwi (47), asal Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Beberapa dokumen dan barang bukti yang disita, yakni satu komputer dari HS, dan lainnya berada di rumah Dewi Maria. Di komputer milik HS terdapat beberapa dokumen administrasi berkaitan dengan KSU Montana.

"Dokumen itu seperti perjanjian utang piutang dengan nasabah, itu akan kami gunakan untuk memperkuat pembuktian," katanya.

Penyitaan aset tanah dan bangunan yang berada di Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang juga dilakukan. Kedua aset itu memiliki total luas 180 meter persegi. Atau, setiap aset dengan luas masing-masing 90 meter persegi.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Tindakan penyitaan, kami lakukan sebagai upaya untuk mengembalikan kerugian keuangan negara yang dialami oleh perkara Montana ini, jadi kerugiannya sekitar Rp2,6 miliar," katanya.

Pihak Kejari Kota Malang sejauh ini masih mendalami adanya potensi tersangka lainnya.

"Apabila secara yuridis dimungkinkan ada pertanggungjawaban pidana untuk dijadikan tersangka, atau ditemukan tersangka baru, secara terbuka akan kita sampaikan kepada masyarakat," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.