Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Memasuki Musim Penghujan, Warga Kota Malang Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

  • Penulis : Gerhana
  • | Sabtu, 04 Nov 2023 17:48 WIB
Ilustrasi genangan air saat hujan di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Ilustrasi genangan air saat hujan di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Wilayah Kota Malang, Jawa Timur mulai memasuki musim penghujan pada Sabtu (4/11/2023), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah melakukan upaya mitigasi sebelumnya guna meminimalisasi terjadinya bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno mengatakan, kader kelurahan tangguh setiap wilayah sudah mulai aktif bergerak untuk memonitor saat terjadi hujan. Perangkat wilayah akan melaporkan kondisi wilayahnya setiap dua menit.

"Jadi secara umum kami tetap mitigasi. Yang jelas, saat ini hampir 2 menit sekali setiap hujan, teman-teman di kelurahan pasti update ke kami," kata Prayitno pada Sabtu (4/11/2023).

Kemudian, perangkat Early Warning System (EWS) juga disiagakan. Jumlah alat EWS atau peringatan bencana untuk memantau kondisi banjir terdapat 7 unit. Untuk kondisi alat berfungsi semua, dan dilakukan proses pemeliharaan, seperti penggantian baterai.

"InsyaAllah berfungsi semua. Yang pemeliharaan paling 2 titik EWS, itu cuma diganti baterai saja, baterai lithium," katanya.

Pihaknya juga belum ada rencana penambahan perangkat EWS yang saat ini jumlahnya dianggap sudah cukup optimal.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Kami menyesuaikan, sementara ini kami anggap sudah cukup optimal. Kali Brantas, arah sungai ke Gang Sate Kedungkandang, itu kan juga sudah kami pasang EWS banjir karena dampaknya cukup mengganggu, sempat merendam 4-5 rumah di situ," katanya.

Selain banjir, bencana lain seperti longsor juga menghantui Kota Malang. Kawasan rawan atau langganan longsor biasanya berada di wilayah berdekatan dengan sungai, atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.

"Karena hujan juga disertai angin kencang, pohon tumbang juga patut diwaspadai. Hindari berkendara dalam kondisi hujan angin. Berhenti dulu tapi jangan berteduh di bawah pohon," katanya.

Pihaknya berencana pada akhir tahun ini akan memasang perangkat EWS untuk longsor di kawasan Joyogrand.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Nanti di akhir tahun ini akan ada EWS lagi untuk yang longsor di daerah Joyogrand, karena di sana ada daerah yang kecuramannya tinggi, dikhawatirkan ada kejadian (longsor)," katanya.

BPBD Kota Malang sebelumnya juga telah memberi pelatihan ketrampilan dan tanggap bencana kepada anak-anak sekolah dan perangkat wilayah dan warga setempat.

"Kami mengajak anak-anak sekolah untuk harapannya mereka bisa memitigasi bencana. Kami konsepnya jemput bola ke sekolah, pun dari pihak sekolah juga bisa ke BPBD. Karena konsepnya ke depan kan BPBD menjadi rumah edukasi bencana," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.