Selasa, 16 Jun 2026 22:17 WIB

Dua Bacaleg di Tulungagung Tidak Masuk DCT Karena Hal Ini

Kantor KPU Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kantor KPU Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung secara resmi mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pileg 2024. Sebanyak 558 Bacaleg ditetapkan sebagai Caleg dalam DCT ini.

Jumlah tersebut berkurang dua orang dari Daftar Calon Sementara (DCS) yang diumumkan beberapa waktu lalu. KPU mencoret dua nama karena meninggal dunia dan dicabut keanggotaannya oleh partai pengusung.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Komisioner KPU Tulungagung Divisi Teknis Penyelenggaraan, Muchamad Arif mengatakan, total terdapat 560 Bacaleg yang masuk dalam DCS. Setelah melalui sejumlah proses seperti pencermatan dan perbaikan, dua nama Bacaleg dicoret. Total Bacaleg yang diumumkan dalam DCT sebanyak 558 orang.

"KPU menetapkan daftar calon tetap Caleg DPRD Kabupaten Tulungagung. Dari total 560 DCS itu berkurang 2 menjadi tinggal 558," ujarnya, Sabtu (04/11/2023).

Terdapat dua Bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sehingga dicoret. Bacaleg tersebut berasal dari PPP dan PSI.

Baca Juga: Hadiri Rapat Paripurna, Plt Bupati Tulungagung Terima Rekomendasi LKPJ 2025

Untuk Bacaleg dari PPP dinyatakan tidak memenuhi syarat karena meninggal dunia. Sedangkan Bacaleg dari PSI dicoret karena status keanggotaannya dicabut oleh partai.

"Pertama adalah karena meninggal dunia, kedua ada yang dicabut keanggotaan oleh parpol. Yang meninggal dunia dari PPP dan yang calon legislatif dicabut keanggotaannya dari PSI," tuturnya.

Meskipun DCT sudah diumumkan, namun masih ada satu partai yang tidak memenuhi kuota perempuan. Partai tersebut adalah PSI. Dalam DCT, PSI hanya mendaftarkan 5 Caleg yang semuanya laki-laki.

Baca Juga: Mahasiswa Sebut Kinerja DPRD Tulungagung Lemot Pasca OTT Bupati Gatut Sunu

Menanggapi hal ini, Arif menjelaskan pasca putusan MA terkait kuota perempuan 30 persen, KPU RI belum menerbitkan PKPU yang baru. Mereka hanya mengirim surat ke setiap partai politik dan mengimbau agar memenuhi kuota caleg perempuan 30 persen.

"Karena PKPU nya belum ada kami hanya mengimbau saja sifatnya, ada 1 partai yang tidak memenuhi kuota perempuan di Tulungagung," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.