Jumat, 19 Jun 2026 09:37 WIB

Tidak Hanya Menyerang Orang Tua, Berikut 6 Hal yang Perlu Kamu Tahu Soal Osteoporosis

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Nov 2023 13:20 WIB
Olahraga menjadi salah satu cara mencegah Osteoporosis. (Foto: ai-care.id for jatimnow.com)
Olahraga menjadi salah satu cara mencegah Osteoporosis. (Foto: ai-care.id for jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyakit Osteoporosis ternyata tidak hanya menyerang para lanjut usia (lansia). Menurut pakar orthopedi, penyakit kerapuhan tulang ini juga bisa dialami kaum muda.

Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, dokter Troydimas Panjaitan,Sp.OT (K) menjelaskan 6 hal yang perlu diketahui terkait penyakit Osteoporosis ini.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

1. Osteoporosis merupakan penyakit sistemik pada tulang yang dicirikan dengan beberapa hal, seperti penurunan massa tulang, kehilangan kekuatan tulang, perubahan struktural tulang, serta gangguan pada integritas tulang yang dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan patah/fraktur. Postur tubuh penderita osteoporosis juga bisa terlihat membungkuk dan terasa nyeri pada tulang yang mengalami kelainan (ruas tulang belakang).

2. Kepadatan tulang manusia mencapai puncaknya pada usia 35 tahun. Di atas usia 40 tahun, penyerapan tulang akan lebih cepat daripada pembentukan tulang baru.

3. Faktor genetik juga ikut menentukan. Jika memiliki riwayat keluarga yang menderita osteoporosis, penting untuk lebih waspada karena ada potensi 60-80% anggota keluarga lainnya akan menghadapi resiko serupa. Ini berarti, osteoporosis tidak selalu menyerang saat usia sudah lanjut. Orang muda pun bisa terkena penyakit ini. Bahkan, 80% risiko terbesar pada perempuan.

Baca Juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

4. Osteoporosis sering disebut sebagai 'silent disease' karena sulit dideteksi sebelum patah tulang. Nanti baru terasa saat usia lanjut. Jika sudah terkena osteoporosis, kesulitan akan terasa semakin berat saat usia semakin tua.

5. Gaya hidup juga menjadi faktor pemicu osteoporosis. Gaya hidup 'rebahan' tentu memperbesar kemungkinan resiko penyakit ini. Sementara rutin berolahraga adalah tindakan terbaik untuk menghindari dari osteoporosis, karena seiring dengan bertambahnya usia, otot bisa melemah dan meningkatkan risiko patah tulang.

Baca Juga: Indomobil eMotor QT Meluncur di Surabaya, Motor Listrik Stylish Rp16 Jutaan

6. Konsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol serta merokok juga dapat merusak kepadatan tulang sebagai penyebab osteoporosis.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.