Selasa, 16 Jun 2026 08:56 WIB

4 Oknum Pesilat Aniaya Pengunjung Warung Kopi di Tulungagung

Tersangka saat diamankan Polisi. (Foto: Humas Polres Tulungagung)
Tersangka saat diamankan Polisi. (Foto: Humas Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Sebanyak 4 oknum pesilat menganiaya seorang pengunjung warung kopi, di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Pelaku berinisial MEAP (18) warga Desa Panggungduwet, BTN (19) warga Desa Sumberejo FEP (18) warga Desa Suruhwadang dan MMR (22) warga Desa Pakisaji Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar kini telah diamankan polisi.

Kasi humas Polres Tulungagung Iptu Mujianto peristiwa penganiayaan ini terhadi pada Kamis (19/10/2023) lalu. Saat itu korban sedang berada di sebuah warung kopi bersama temannya. Korban mengenakan kaos dari kelompok perguruan lain. Tiba-tiba pelaku datang dan menganiaya korban. Tak hanya itu korban juga dipaksa berkelahi satu lawan satu dengan para pelaku.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Saat berkelahi 1 lawan 1 pelaku ternyata mengeroyok korban," ujarnya, Senin (30/10/2023).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

AKibatnya korban mengalami luka memar pada mata sebelah kanan, kepala,dada dan punggung. Korban lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Pucanglaban. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Mereka mengamankan para pelaku yang semuanya merupakan warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar di rumahnya.
"Kejadian dipicu akibat fanatisme berlebihan, dimana sekelompok pemuda yang dari sebuah Perguruan pada saat ngopi mengetahui ada kelompok dari perguruan pencak silat lainnya," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku merasa bahwa wilayah di sekitar warung kopi adalah basis kelompok perguruan silatnya. Melihat korban menggunakan kaos dari perguruan silat lain, pelaku merasa hal tersebut adalah tantangan. Akibat perbuatannya ini, pelaku diancam dengan pasal 170 KUHP.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Jadi pelaku merasa lokasi kejadian adalah basis perguruan silatnya dan korban dianggap menantang karena menggunakan kaos perguruan silat lain," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.