Jumat, 19 Jun 2026 05:08 WIB

Turnamen Voli Tarkam di Lamongan Ricuh, Penonton Rusak Arena Pertandingan

Kericuhan turnamen volly di Lamongan, ribuan suporter masuk arena pertandingan. (Foto : Irul for jatimnow.com)
Kericuhan turnamen volly di Lamongan, ribuan suporter masuk arena pertandingan. (Foto : Irul for jatimnow.com)

jatimnow.com - Turnamen bola voli (antar kampung) tarkam di Kabupaten Lamongan berubah mencekam, ribuan suporter mengamuk dan merusak arena pertandingan.

Para suporter tersebut diketahui kecewa lantaran pertandingan final pada Minggu (29/10/2023) malam, yang mempertemukan tim Reank Pangkah Wetan Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik vs Galow Lowayu Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik, batal digelar.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Saat itu, ribuan massa pendukung dari tim Desa Pangkah Wetan sudah memenuhi tribun arena pertandingan turnamen Wedoro Cup 2023 yang diadakan Kartar Desa Wedoro, Kecamatan Glagah, Lamongan.

Sebaliknya, karena besarnya animo masyarakat suporter Galow Lowayu tak bisa masuk lantaran over load sehingga pemain enggan bermain. Pertandingan direncanakan dimulai pada 20.00 WIB, namun pertandingan tak kunjung dimulai.

Hingga pada sekitar 23.30 WIB, massa kemudian mengamuk karena merasa kecewa pertandingan batal digelar. Ribuan massa turun memenuhi lapangan merusak meja, bangku, kursi hingga adu mulut dengan pihak panitia.

Salah satu saksi warga setempat, Irul mengatakan bila suasana mulai panas ketika pertandingan tak kunjung di gelar. Padahal, katanya, para pemain tim Pangkah Wetan sudah latihan dan masuk lokasi pertandingan.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Diawali sorakan, kemudian massa langsung turun lapangan merusak barang dan mengamuk ke panitia penyelenggara," bebernya, Senin (30/10/2023).

Dari data yang dihimpun, massa suporter Ujungpangkah tergolong besar, yakni 13 truk dan 23 pikap dengan kurang lebih 2 ribu penonton.

"Pokoknya belum ditambah warga lokal sekitar, tempatnya sudah full. Tiketnya Rp20 ribu mungkin saja mereka kecewa karena pertandingan batal," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro menyebut telah mendapat laporan dari Polsek setempat, dimana massa dapat dilerai dan tidak ada korban jiwa.

"Laporannya kondusif, tidak antar suporter, tapi dengan panitia. Komunikasi terakhir tidak merembet kepada kekerasan, hanya menyandarkan barang dan perlengkapan pertandingan," kata Anton.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.