Sabtu, 20 Jun 2026 05:25 WIB

Petugas Satpol PP di Tulungagung Razia Puluhan Pelajar Bolos Sekolah

Razia pelajar di warung kopi Tulungagung. (Foto: Dok Satpol PP Tulungagung for jatimnow.com)
Razia pelajar di warung kopi Tulungagung. (Foto: Dok Satpol PP Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan pelajar di Tulungagung terjaring razia yang digelar oleh petugas gabungan. Mereka kedapatan berada di warung kopi saat jam pelajaran berlangasung.

Para pelajar ini dibawa ke kantor Satpol PP Tulungagung untuk dilakukan pembinaan. Setelah itu mereka dibawa ke Kantor Dinas Pendidikan setempat guna mendapatkan sanksi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kabid Trantibum Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo mengatakan, razia ini digelar oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Mereka menyasar warung kopi dan bilyard yang sering dijadikan tempat membolos pelajar. Sebanyak 26 pelajar terjaring dalam razia ini.

"Razia ini kami lakukan dari banyaknya aduan masyarakat tentang pelajar yang sering bolos sekolah di warung kopi. Selain itu, memang kami sudah menitik beberapa warung kopi yang selama ini sudah kami pasang petugas intai," ujarnya, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pada saat dilakukan razia, petugas mendapati para pelajar itu sedang asyik bermain bilyard dan main game sembari merokok.

Saat ditanya petugas, para pelajar beralasan sedang jam kosong hingga mengaku sudah menyelesaikan pelajaran di sekolah. Meski begitu para pelajar ini tetap dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Pelajar yang kami amankan, sudah diserahkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung untuk proses lebih lanjut, terkait sanksi nanti yang memberikan pihak dinas," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Para pemilik warung kopi juga diberi peringatan oleh petugas. Mereka diingatkan untuk tidak menerima pelajar berseragam di warung tersebut saat jam sekolah.

"Razia ini bertujuan untuk menyelamatkan pemuda penerus bangsa, agar tetap fokus untuk mengeyam pendidikan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.