Minggu, 21 Jun 2026 02:09 WIB

Hasloween ll, Cara Pemuda Sidoarjo Gugah Kesadaran Sosial tentang Realitas Ketakutan

Perayaan Hasloween di Sidoarjo. (Foto: Bramantyo Wisnubroto for jatimnow.com)
Perayaan Hasloween di Sidoarjo. (Foto: Bramantyo Wisnubroto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang perayaan Halloween akhir bulan Oktober, anak muda Sidoarjo menggelar acara Hasloween ll di Skugga Cafe, Sidoarjo.

Hasloween ll ini memberikan suasana baru dengan mengusung konsep mengenai penyadaran sosial tentang rasa ketakutan atas segala realitas sosial yang terjadi di dalam masyarakat sekitar. Ini berbeda dengan perayaan Halloween biasanya yang hanya menampilkan dominasi penampilan seram.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Kita buat acara Hasloween II selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai bentuk wujud horror versi kita semua. Yang mana kebanyakan pada perayaan-perayaan Helloween diidentikkan dengan suasana horror tentang makhluk tak kasat mata dan berhubungan dengan rasa ketakutan, namun di sini sebagai tempat berekspresi menyuarakan tentang seperti apa respons ketakutan versi banyak orang," ungkap Ahmad Rizal (29), ketua pelaksana Hasloween, Minggu (22/10/2023).

Rizal menambahkan, beragam jenis alasan ketakutan para pendukung acara dalam memeriahkan Hasloweeen, antara lain ketakuan faktor internal dari dalam diri dan faktor luar eksternal.

"Horor versi para pendukung ataupun yang datang ke acara, seperti misalnya ketakutan dengan banyak orang, takut karena mempunyai trauma, takut tidak punya uang, takut untuk cerita atau meletakkan kepercayaaan kepada orang, dan lain sebagainya. Terlebih ketika isu mengenai ketakutan dianggap sepele tapi sesungguhnya mengerikan dan berdampak besar," ungkap Icang, sapaan akrab Rizal.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Acara Hasloween yang dikemas secara meriah dengan menyuguhkan berbagai iringan musik dan lagu dari beberapa band. Diantaranya Automation, Rainbow Brain Rock, TLSS, Fall Up, Karga dan Black Rawk Dog.

Icang berharap dengan adanya Hasloween, dapat sedikit membantu penyadaran kepada masyarakat sekitar agar lebih peka terhadap segala macam ketakutan individu lain.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Harapan kedepannya, orang-orang semakin aware dengan sesuatu yang dianggap kecil tapi sebenarnya berdampak sangat besar, agar jangan meremehkan namun lebih pada support terhadap sekeliling masyarakat kita," tutup dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.