Kamis, 18 Jun 2026 07:47 WIB

Ratusan Aset Pemkab Tulungagung Belum Kantongi Sertifikat

Kepala BPKAD Tulungagung, Galih Nusantoro. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala BPKAD Tulungagung, Galih Nusantoro. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan aset Pemkab Tulungagung ternyata masih belum tersertifikasi. Hal itu disebabkan karena berkas pengajuan sertifikasi yang belum lengkap.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, berdasarkan data total aset Pemkab Tulungagung mencapai 1.881 bidang. Dari jumlah ini hanya 1.307 aset yang sudah tersertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Aset yang belum tersertifikasi mencapai 574 bidang. Tapi 480 aset sudah kami ajukan sertifikasi kepada BPN," ujarnya, Rabu (18/10/2023).

Galih menjelaskan, yang belum diajukan sertifikasi hanya sekitar 136 bidang. Alasanya, ada beberapa aset yang perlu melengkapi berkas riwayat tanah hingga persolan batas bidang.
"Memang ada aset seperti Puskesmas dan SD dari pihak desa yang tidak memberikan riwayat tanahnya. Kami masih terus berproses untuk melengkapi berkas pengajuan sertifikasi aset," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Di sisi lain, BPKAD Tulungagung juga terkendala penentuan batas bidang aset yang berada di area Pehutani. Setidaknya ada 88 bidang yang berada di kawasan Perhutani seperti eks perumahan dan fasilitas umum yang belum mengantongi sertifikat.

"Ada beberapa aset yang statusnya masih HGB atau hak milik pengembang yang saat ini keberadaanya juga tidak kami ketahui," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak Pemkab Tulungagung mentargetkan bisa segera melengkapi kekurangan berkas, sehingga 136 bidang aset dapat segera didaftarkan ke BPN. Saat ini masih berlangsung proses pengukuran peta bidang dan melengkapi berkas lainya.

"Jadi kurang sedikit lagi. Kami targetkan secepat mungkin semua aset Pemkab Tulungagung dapat tersertifikasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.