Minggu, 07 Jun 2026 16:46 WIB

Pelajar di Blitar Tewas Tertabrak Kereta Api, Tinggalkan Surat Wasiat

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Pelajar di Blitar tewas tertabrak kereta api. Korban berinisal NAN (16) diduga melakukan aksi bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta api Gajayana yang melintas.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya surat yang ditulis korban sebelum kejadian. Dalam surat tersebut korban menuliskan sudah tidak kuat lagi dan berpamitan ke keluarga dan temannya.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Kapolsek Talun, Iptu Indrayana mengatakan peristiwa kecelakaan ini terjadi di Desa Kendalrejo sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu kereta api Gajayana sedang melaju ke arah Malang.

Setibanya di lokasi kejadian korban diduga menabrakkan diri ke kereta api yang melintas. Korban diketahui meninggal dunia di lokasi dan jenazahnya dievakuasi petugas ke RS Ngudi Waluyo Wlingi.

"Kita menerima laporan tentang adanya peristiwa tersebut dan jenazah kita evakuasi ke RS Ngudi Waluyo," ujarnya, Rabu (18/10/2023).

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan secarik surat didalam tas yang diduga ditulis korban. Dalam surat tersebut korban menulis kata-kata pamit ke semua pihak. Korban mengaku sudah tidak kuat lagi dengan kondisi yang terjadi saat ini. Korban juga meminta maaf kepada semua pihak. Polisi sendiri masih menyelidiki surat tersebut.

"Motifnya apa dan kenapa kita masih melakukan pendalaman," tuturnya.

Sementara itu Deputy Vice President PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Irene Margareth Konstantine mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api. Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas tersebut juga mengganggu perjalanan kereta api.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

“Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tempat tujuan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.